BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bangka Tengah berlangsung meriah dan penuh warna pada Kamis (20/08/2026). Ribuan masyarakat memadati rute karnaval untuk menyaksikan kemeriahan pawai, drumband, hingga kendaraan hias.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, bersama Wakil Bupati, Efrianda, jajaran Forkopimda, dan Kepala OPD menyaksikan langsung jalannya acara dari Panggung Kehormatan yang terletak di samping Bank Sumsel Babel Cabang Koba.
Tahun ini, antusiasme peserta dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga kategori umum dan instansi terlihat sangat tinggi. Berdasarkan data rekapitulasi peserta, puluhan sekolah dan kelompok masyarakat turut memeriahkan barisan karnaval.
Menariknya, banyak sekolah dan peserta yang mengangkat isu-isu sosial yang sedang hangat di tengah masyarakat melalui tampilan kreatif dan kostum unik, seperti isu perundungan di sekolah hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di sela-sela kegiatan, Bupati Bateng, Algafry Rahman dan Wabup turun langsung bersama Komunitas Gerakan Peduli Lingkungan (GPL), Ketua TP-PKK Bateng, Ketua DWP Bateng dan sejumlah OPD serta anak sekolah untuk melaksanakan aksi gotong royong membersihkan jalur yang digunakan sebagai rute karnaval.
“Ya, kami ingin juga bersama-sama membersihkan jalanan ini supaya nanti Dinas Lingkungan Hidup bersama ibu-ibu atau bapak-bapak yang membersihkan ini, tidak juga berlebihan nanti membersihkannya,” ujar Bupati Algafry.
Ia menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan untuk meringankan beban “satgas” kebersihan.
“Agar nanti petugas tinggal melakukan penyelesaian akhir (finishing) pada sore atau keesokan harinya. Kami harap ini cukup membantu,” ungkap Algafry.
Bupati juga mengapresiasi dukungan dari jajaran kepolisian, khususnya Kapolsek Koba beserta jajaran, yang turut serta mengamankan sekaligus membantu menjaga kebersihan lokasi acara.
Menanggapi padatnya masyarakat yang memadati sepanjang jalan, Bupati mengungkapkan bahwa durasi dan waktu penyelenggaraan sengaja disesuaikan. Pihaknya mempercepat serta membatasi jumlah peserta agar kegiatan dapat selesai lebih awal mengingat kondisi cuaca yang cukup panas.
Melalui perayaan yang meriah ini, pemerintah daerah berharap semangat gotong royong, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, serta kreativitas generasi muda di Bangka Tengah dapat terus terjaga dan semakin meningkat dari waktu ke waktu.