BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Rangkaian acara festival tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat Bangka Tengah, yakni KOBALORASI Vol. 4, kini resmi dibuka dengan meriah di Alun-Alun Kota Koba. Festival yang berlangsung mulai hari ini, Selasa (18/08/2026) hingga Sabtu (22/08/2026), sukses menarik antusiasme tinggi dari warga Kabupaten Bangka Tengah dan sekitarnya.
Pembukaan malam pertama festival ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, bersama jajaran pemerintah daerah serta masyarakat yang memadati lokasi acara. Saat ditemui sewaktu berkeliling UMKM, Efrianda mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas antusiasme warga yang hadir menikmati berbagai suguhan hiburan yang disajikan.
Suasana malam pembukaan semakin hidup berkat deretan pertunjukan seni dan budaya daerah. Berbagai pengisi acara turut memeriahkan panggung utama, mulai dari penampilan musik dambus (Dambus Miak Sekaban dan Dambus Serambi Dul), pertunjukan sanggar, hingga hiburan musik modern seperti Band Infinity Junior dan Big Noeng. Sebelumnya, rangkaian kegiatan hari pertama juga telah dimulai sejak sore hari melalui acara membaca dan bercerita bersama.
Tahun ini, KOBALORASI hadir dengan nuansa dan konsep yang berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UKM) Bangka Tengah, Irwandi, menjelaskan bahwa konsep utama tahun ini mengangkat tema “Koba dari Masa ke Masa” melalui kehadiran “Lorong Waktu”.
“Yang berbeda untuk tahun ini karena ada ‘Lorong Waktu’. Sesuai konsep di awal, Kota Koba dari masa ke masa. Jadi kami berusaha untuk menampilkan wajah Kota Koba dari zaman dahulu, pertengahan, sampai dengan sekarang pencapaian dari pimpinan kita, Pak Bupati Algafry dengan Bapak Wakil Bupati, Efrianda,” ujar Irwandi.
Melalui konsep tersebut, pengunjung diajak untuk bernostalgia sekaligus melihat perjalanan serta perkembangan pembangunan Kota Koba dari masa lampau hingga era kepemimpinan Bupati Bateng, Algafry Rahman dan Wakil Bupati Efrianda saat ini.
Selain menyuguhkan hiburan seni dan edukasi sejarah wilayah, KOBALORASI Vol. 4 ini juga menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha lokal. Tercatat ada hampir 400 booth UMKM yang ikut ambil bagian dalam memeriahkan festival ini.
“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap kehadiran ratusan lapak UMKM ini mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara signifikan, khususnya di wilayah Kota Koba selama perhelatan festival berlangsung,” ungkap Efrianda.