Polres Bangka Tengah Kerahkan Personel Hingga AWC untuk Lakukan Pemadaman Karhutla

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Polres Bangka Tengah terus mengintensifkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.

Pada Senin (31/8/2026), personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Sungaiselan, serta di kawasan Jalan Bay Pass, Kabupaten Bangka Tengah.

Kebakaran pertama terjadi di kawasan hutan dan lahan RT 04 Desa Tanjung Pura sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan laporan di lapangan, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Mendapatkan informasi adanya kebakaran, personel Polsek Sungaiselan yang dipimpin Kanit Reskrim bersama Bhabinkamtibmas, anggota Unit Reskrim, Kepala Desa Tanjung Pura, perangkat desa, serta Linmas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Peralatan yang digunakan di antaranya satu unit mesin pompa air, dua unit tangki semprot, serta peralatan sederhana berupa daun sawit dan ranting pohon.

Sekitar pukul 13.30 WIB, api mulai berhasil dikendalikan dan mengecil. Namun, proses pemadaman masih menghadapi kendala karena kondisi lahan gambut, keterbatasan sumber air, serta beberapa titik api yang sulit dijangkau.

Pada sore harinya sekitar pukul 17.00 WIB, Polres Bangka Tengah kembali mengerahkan personel gabungan untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan Jalan Bay Pass. Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitar.

Selain melakukan pemadaman, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengimbau warga untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak, melalui Kasi Humas IPDA Dedi Sudrajat, mengatakan bahwa seluruh jajaran Polres Bangka Tengah terus disiagakan untuk merespons setiap laporan kebakaran hutan dan lahan secara cepat guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

«”Kami terus mengedepankan respons cepat terhadap setiap laporan Karhutla. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya pemadaman maupun pencegahan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera menghubungi Call Center 110 apabila menemukan titik api sehingga dapat segera ditangani,” ujar IPDA Dedi Sudrajat mewakili Kapolres Bangka Tengah.

Polres Bangka Tengah menegaskan akan terus meningkatkan patroli, pemantauan wilayah rawan kebakaran, serta langkah-langkah preventif sebagai upaya mencegah terjadinya Karhutla selama musim kemarau di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top