BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan, serta mengendalikan inflasi daerah. Termasuk pelaksanaan Gerakan Tanam (GERTAM) Bawang Merah yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana pendukung pertanian, yang kali ini bertempat di Kelompok Tani Sumber Harapan di Kelurahan Koba, Kecamatan Koba, pada Jumat (24/07/2016).
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam mendukung terwujudnya visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah, khususnya pada sektor pertanian. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan akses petani terhadap sarana produksi pertanian guna mendorong produktivitas dan menjaga keberlanjutan hasil pertanian.
Gerakan Tanam (GERTAM) yang dilaksanakan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pengembangan komoditas hortikultura, khususnya bawang merah dan cabai, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang utama inflasi daerah. Selain mendorong peningkatan produksi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas pangan di Bangka Tengah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan produksi, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengalokasikan anggaran daerah untuk penyediaan sarana pendukung pertanian berupa pupuk organik, kapur pertanian, dan mulsa. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan tanaman cabai seluas 4,25 hektare di delapan kelompok tani serta tanaman bawang merah seluas 0,75 hektare di dua kelompok tani. Salah satu penerimanya adalah Kelompok Tani Sumber Harapan yang mengembangkan budidaya bawang merah di lahan seluas 0,25 hektare.
Dalam sambutannya, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan apresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap semangat kolaborasi dan pengembangan sektor pertanian terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
“Pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang harus terus kita perkuat. Melalui Gerakan Tanam dan pemberian bantuan sarana pendukung ini, kami ingin memastikan petani memiliki akses terhadap kebutuhan produksi sehingga mampu meningkatkan hasil panen, menjaga ketahanan pangan, sekaligus menekan laju inflasi daerah. Semoga semangat kebersamaan dan kolaborasi ini terus terjaga serta dapat kita tingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Bupati.
Pada akhir kegiatan, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan sarana pendukung pertanian kepada para petani dan kelompok tani. Bantuan yang disalurkan meliputi kapur pertanian sebanyak 5.000 kilogram, pupuk kompos sebanyak 10.000 kilogram, serta 20 gulung mulsa yang diperuntukkan bagi 10 petani/kelompok tani sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Bangka Tengah.