Pelayanan Adminduk Makin Inklusif, Dindukcapil Bangka Tengah Luncurkan Jempol Mantan

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah, terus menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui program Layanan Jemput Bola Masyarakat Rentan (Jempol Mantan).

Program ini bertujuan memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik maupun kesehatan, untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor.

Melalui program tersebut, petugas Dindukcapil akan mendatangi langsung warga yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan di rumah maupun ditempat mereka menjalani perawatan.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Kabupaten Bangka Tengah, Ice Sandra, mengatakan sasaran layanan Jempol Mantan meliputi lanjut usia, penyandang disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta masyarakat yang sedang sakit, baik dirawat di rumah maupun di rumah sakit.

“Melalui program Jempol Mantan, petugas akan mendatangi langsung warga yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan, sehingga mereka tidak perlu datang ke kantor Dindukcapil,” ujar Ice Sandra, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat maupun keluarga yang membutuhkan layanan tersebut cukup melaporkan kepada Dindukcapil dengan menyampaikan identitas, alamat, serta kondisi warga yang akan dilayani. Selanjutnya, petugas akan melakukan verifikasi sebelum menjadwalkan kunjungan ke lokasi.

Menurut Ice, program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dindukcapil dalam memastikan seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan, tetap memperoleh hak atas dokumen kependudukan tanpa terkendala kondisi fisik maupun kesehatan.

“Melalui inovasi Jempol Mantan, kami ingin memastikan pelayanan administrasi kependudukan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak ada warga yang kehilangan hak administrasi hanya karena keterbatasan untuk datang ke kantor,” katanya.

Ia berharap program Jempol Mantan mampu memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin inklusif, cepat, mudah, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang kehilangan hak administrasi kependudukan hanya karena keterbatasan kondisi fisik maupun kesehatan,” pungkasnya.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top