BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bangka Tengah menggelar kegiatan Pendidikan Politik dan Musyawarah Cabang (Muscab) VI dengan mengusung tema “Bertumbuh, Bersatu dan Berjuang Untuk Kemenangan 2029”, Sabtu (23/5).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menyusun arah perjuangan politik PPP ke depan.
Ketua DPW PPP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Amri Cahyadi mengatakan, pelaksanaan Muscab VI ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi partai di Bangka Tengah, mulai dari mendengarkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya hingga pemilihan formatur untuk menyusun kepengurusan baru.
“Hari ini kita melaksanakan konsolidasi partai di Bangka Tengah. Pertama mendengarkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan lama, kemudian tanggapan dari cabang, dan terakhir nanti pemilihan formatur untuk menyusun kepengurusan yang baru,” ujar Amri.
Ia menilai pelaksanaan Muscab berjalan dengan baik dan mendapat antusias tinggi dari berbagai pihak. Menurutnya, kesiapan panitia sangat luar biasa sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran DPC di bawah kepemimpinan Pak Subandri dan kawan-kawan yang sudah menyiapkan acara ini dengan sangat baik,” katanya.
Amri juga mengapresiasi kehadiran sejumlah tokoh penting dalam kegiatan tersebut, termasuk Bupati Bangka Tengah dan Bupati Bangka Selatan.
Kehadiran para kepala daerah tersebut dinilai sebagai bentuk harmonisasi hubungan lintas partai politik di Bangka Tengah.
“Kehadiran para tamu undangan dari luar partai menunjukkan hubungan politik yang harmonis di Bangka Tengah. Ini menjadi modal besar dalam membangun daerah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Amri mengajak seluruh kader PPP untuk mengedepankan musyawarah mufakat dalam menentukan keputusan partai.
Ia berharap proses pemilihan formatur dapat berjalan kondusif dan menghasilkan kepengurusan yang solid.
“Kami berharap musyawarah ini dijalankan dengan semangat mufakat. Voting dilakukan apabila memang sudah tidak bisa lagi dicapai kesepakatan bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, formatur yang nantinya terbentuk akan bekerja bersama unsur DPW dan DPP guna menyusun kepengurusan baru dengan merangkul seluruh potensi kader, baik dari internal maupun eksternal partai.
“Prinsipnya tidak ada yang dibuang. Semua dirangkul dan ditempatkan pada posisi terbaik demi kemajuan partai,” tegasnya.
Menurut Amri, Muscab VI ini menjadi langkah awal PPP Bangka Tengah untuk melakukan perubahan dan penguatan strategi politik menuju Pemilu 2029. Ia bahkan menyebut Bangka Tengah sebagai salah satu barometer keberhasilan PPP di Bangka Belitung.
“Bangka Tengah menjadi satu-satunya DPC yang mampu mempertahankan fraksi di DPRD dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Bangka Belitung. Perolehan suara partai juga mengalami peningkatan,” katanya.
Atas capaian tersebut, DPP PPP disebut memberikan perhatian khusus terhadap kepemimpinan DPC Bangka Tengah, termasuk peluang Ketua DPC sebelumnya untuk kembali memimpin apabila mendapat amanah dari formatur.
Hadir pada acara tersebut para pimpinan Partai politik yang ada di Bangka Tengah, termasuk Bupati Bangka Selatan kakak dari Wakil Bupati Bangka Tengah.