39 Pejabat Administrator Bangka Tengah Ikuti Program RPL

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, membuka kegiatan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Khusus Jenjang Jabatan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara daring dari Smart Meeting Room (SMR) Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (03/11/2026). Program ini diikuti sebanyak 39 pejabat administrator dengan durasi pelaksanaan sekitar 51 hari.

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL merupakan upaya pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dengan memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja, pendidikan nonformal dan informal, serta pelatihan yang telah diperoleh sebelumnya.

Pelaksanaan program ini bekerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Tengah, serta melibatkan narasumber dan tim penguji dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Ahmad Syarifullah Nizam menegaskan bahwa setiap ASN wajib melakukan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan serta memenuhi standar kompetensi jabatan, termasuk kompetensi manajerial, agar mampu menjawab kebutuhan dan tuntutan organisasi.

“Setiap pegawai atau ASN wajib melakukan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan dan memenuhi standar kompetensi jabatan, termasuk kompetensi manajerial, agar tetap relevan dengan tuntutan kebutuhan organisasi. Kata kuncinya adalah melakukan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan,” kata sekda.

Ia juga menyebutkan, kesempatan mengikuti program RPL tersebut merupakan anugerah bagi 39 pejabat administrator yang terpilih, sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri.

“Kami berharap dari 39 pegawai yang mengikuti kegiatan ini nantinya dapat melahirkan berbagai inovasi untuk Bangka Tengah, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.

Lebih lanjut, sekda mengatakan bahwa tantangan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan aparatur yang tidak hanya memiliki pengalaman kerja, tetapi juga didukung penguasaan ilmu pengetahuan, kemampuan analisis, wawasan strategis, serta kapasitas kepemimpinan yang memadai.

Menurutnya, peningkatan kompetensi ASN menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui program RPL ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap para pejabat administrator dapat meningkatkan kompetensi kepemimpinan serta menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki untuk mendukung peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bangka Tengah.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top