153 Inovasi Bangka Tengah di Submit

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Hal ini dibuktikan dengan tuntasnya penginputan dan submit data inovasi daerah dalam rangka penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026.

Kegiatan simbolis submit bersama Tim PIC Inovasi ini digelar di Ruang SMR Kantor Bupati Bangka Tengah, Rabu (26/08/2026). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Wahyu Nurrakhman, serta Kepala Bappelitbangda, R.M. Ikmanto.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bateng, Efrianda menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati yang tengah bertugas di tempat lain. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pengisian dan submit inovasi ini merupakan instruksi langsung dari Bupati agar Bangka Tengah dapat menorehkan prestasi gemilang tingkat nasional.

“Ini kalau menurut Pak Bupati, berkali-kali ketemu sama saya, Pak Bupati menginstruksikan, ‘Ini barang harus jadi, kalau bisa kita dapat penghargaan’, agar kita dapat insentif. Harapan kita, kita bisa dapat penghargaan sebagai daerah terinovasi,” ungkap Efrianda di hadapan Tim PIC Inovasi.

Saat diwawancarai usai kegiatan, Efrianda memaparkan bahwa total ada 153 inovasi yang berhasil disubmit tahun ini. Angka tersebut merupakan hasil kerja keras Tim Bappelitbangda Bateng yang disokong penuh oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka Tengah.

Ketika disinggung mengenai target insentif fiskal, Efrianda optimis Bangka Tengah bisa membawa pulang dana segar jika penilaian dilakukan secara objektif.

“Kalau dari hitung-hitung informasi yang kami dapat, ya, mungkin angkanya 1 sampai 10 miliar rupiah. Mudah-mudahan kita dapat. Secara fair, karena semuanya by data dan by system, ya kita harusnya dapat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) merupakan instrumen resmi dari Kementerian Dalam Negeri (melalui BSKDN) untuk mengukur tingkat kematangan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi daerah secara nasional. Ajang ini sekaligus menjadi gerbang menuju Innovative Government Award (IGA).

Kategori hasil akhir penilaian ini nantinya akan menetapkan predikat daerah menjadi Sangat Inovatif, Inovatif, Kurang Inovatif, atau Tidak Dapat Dinilai. Dengan tuntasnya pengiriman 153 inovasi ini, Pemkab Bangka Tengah optimis mampu meraih predikat ‘Sangat Inovatif’ serta mendongkrak perolehan insentif daerah untuk kemajuan masyarakat.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top