BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengikuti zoom meeting Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) terkait sharing session dan hibah aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang digelar di Ruang SMR Kantor Bupati Bangka Tengah, Rabu (29/4/2026).
Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, mengatakan bahwa SPBE saat ini menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pemerintah daerah dalam menerapkan transformasi digital serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
“Semakin tinggi indeks SPBE yang diperoleh, maka semakin baik pula kualitas penerapan digitalisasi dan pelayanan publik. Hal ini tentu berdampak langsung pada masyarakat yang dapat merasakan kehadiran pemerintah daerah secara terpadu, modern, dan responsif,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan memperoleh wawasan dari daerah lain, khususnya Kabupaten Sumedang yang dinilai telah lebih maju dalam penerapan SPBE.
“Hari ini kita mendapat gambaran utuh dari Pemerintah Sumedang. Mereka memiliki banyak sekali aplikasi yang sudah terintegrasi. Sementara kita di Bangka Tengah masih memiliki keterbatasan anggaran sehingga belum bisa sepenuhnya mereplikasi sistem tersebut,” jelasnya.
Meski demikian, Nizam menyebut Bangka Tengah telah memiliki arah pengembangan digital melalui program “Sikok Data” yang akan terus diperkuat.
“Kita sudah punya gambaran ke depan, salah satunya melalui program Sikok Data. Nantinya data Bangka Tengah bisa diakses dalam genggaman, dengan mengintegrasikan berbagai aplikasi yang ada di masing-masing OPD,” katanya.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah banyaknya aplikasi yang tersebar di berbagai perangkat daerah.
“Kita ketahui ada ratusan aplikasi di Bangka Tengah. Ke depan, ini akan kita satukan dalam sebuah platform besar sebagai bagian dari implementasi SPBE, untuk mewujudkan Bangka Tengah sebagai daerah yang smart,” tutupnya.