BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinbudparpora) menggelar Pelatihan Wirausaha Muda Pemula (Barista) Tahun 2026 di Ruang Belajar BKPSDMD Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (30/07/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 26 peserta ini bertujuan meningkatkan kapasitas generasi muda melalui keterampilan meracik kopi yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang kerja yang semakin terbuka di sektor pariwisata serta kuliner.
Pelatihan dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Wahyu Nurrakhman, yang hadir mewakili Bupati Bangka Tengah. Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan apresiasi kepada Dinbudparpora Kabupaten Bangka Tengah bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah bersinergi menghadirkan instruktur berpengalaman untuk membimbing para peserta.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinbudparpora serta Balai Latihan Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah bersinergi menghadirkan narasumber ahli untuk membimbing generasi muda kita. Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah strategis dalam membekali pemuda dengan keterampilan praktis yang bernilai ekonomis tinggi,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran melalui pemberdayaan ekonomi pemuda. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Semester II Tahun 2025, jumlah pemuda di Kabupaten Bangka Tengah mencapai 52.645 orang, dengan 3.912 orang di antaranya telah tercatat sebagai wirausaha muda.
Menurutnya, pengembangan kapasitas pemuda harus terus dilakukan agar semakin banyak generasi muda yang mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Melalui pemberdayaan ekonomi pemuda, kita ingin memastikan setiap pemuda memiliki akses terhadap peningkatan kapasitas diri, peningkatan finansial, serta peluang kerja yang layak. Dengan membekali keterampilan barista yang saat ini sangat diminati, kita sedang mencetak sumber daya manusia yang produktif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga serta perekonomian masyarakat Bangka Tengah,” tambahnya.
Selama pelatihan, para peserta memperoleh materi teori sekaligus praktik langsung dari instruktur BLK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Wahyu berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan secara maksimal sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.
“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Serap ilmu sebanyak-banyaknya, bangun jejaring, dan asah mental kewirausahaan. Jadilah wirausaha muda yang tangguh, inovatif, kreatif, serta mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Wahyu secara resmi membuka Pelatihan Wirausaha Muda Pemula (Barista) Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2026 dengan harapan kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang mandiri, kompeten, dan siap bersaing di dunia usaha maupun industri jasa. Pelatihan ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam mendorong lahirnya wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus.