Peringati 10 Muharram, Masyarakat Desa Nibung Kumpulkan Santuan 145 Juta Untuk Anak Yatim

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Peringatan 10 Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Falah, Desa Nibung, berlangsung khidmat pada Rabu (24/06/2026) malam. Acara tahunan yang menjadi wujud kepedulian sosial masyarakat Desa Nibung ini berhasil mengumpulkan dana santunan sebesar Rp145 juta untuk 29 anak yatim.

Acara yang dimulai bakda Isya tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, Kepala Desa Nibung, Astiar, serta jajaran unsur Forkopimda Bangka Tengah.

Dalam laporannya, panitia pelaksana menyampaikan bahwa dana yang terkumpul mencapai Rp145.000.000,00. Dengan jumlah anak yatim sebanyak 29 orang, masing-masing anak menerima santunan sebesar Rp5.000.000,00. Angka yang fantastis ini merupakan hasil gotong royong masyarakat Desa Nibung serta para donatur yang tidak bisa disebutkan satu per satu.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi warga Desa Nibung. Menurutnya, kegiatan ini adalah teladan bagi daerah lain.

“Ini kegiatan yang luar biasa dan harus terus dipertahankan. Saya sangat terkesan melihat kepedulian masyarakat Desa Nibung. Apa yang kita berikan kepada anak yatim, insyaallah akan kembali kepada kita dalam bentuk keberkahan dan kelancaran rezeki,” ujar Efrianda dalam sambutannya.

Efrianda juga berpesan secara khusus kepada para orang tua atau pendamping anak yatim yang menerima bantuan. Ia berharap agar uang santunan tersebut dikelola dengan bijak untuk kebutuhan masa depan anak.

“Gunakanlah uang tersebut sebagaimana peruntukannya. Jangan untuk jajan yang tidak bermanfaat, tetapi arahkan untuk kebutuhan sekolah, seperti membeli buku, tas, atau sepatu. Peran orang tua sangat penting di sini,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Nibung, Astiar, menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif masyarakat terhadap anak yatim. Ia mengutip pesan dalam surah Al-Ma’un bahwa memuliakan anak yatim adalah kewajiban setiap umat muslim.

“Kita semua bertanggung jawab terhadap anak-anak yatim di desa kita. Pulang dari sini, mari kita ajarkan kepada anak-anak kita, generasi penerus kita, tentang pentingnya menyantuni anak yatim agar ke depannya kepedulian ini terus terjaga,” ungkap Astiar.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top