BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), menggelar kegiatan Bimtek Konvensi Hak Anak, pada Kamis (17/09/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Diklat BKPSDMD Bateng ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.
Mendampingi Bupati, hadir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Wahyu Nurrakhman, dan Kepala DPPKBPPPA Bateng, Wiwik Susanti. Bimtek diikuti oleh 50 peserta yang merupakan perwakilan dari unsur perangkat daerah, tenaga pendidik, serta lembaga layanan masyarakat.
Bimtek Konvensi Hak Anak merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas lembaga penyedia layanan dalam memberikan pelayanan khususnya kepada anak sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup anak.
Saat membuka kegiatan, Bupati Bateng, Algafry Rahman mengatakan, konvensi hak anak memberikan prinsip penting yang dapat dijadikan pedoman dalam memenuhi dan melindungi hak anak.
“Setia anak memiliki hak untuk hidup tumbuh dan berkembang, memperoleh perlindungan dari kekerasan, serta memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam menyampaikan pendapat,” ujar Algafry.
Ia menambahkan, pemenuhan hak anak harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam proses pembangunan di Kabupaten Bangka Tengah. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia yang dimulai sejak usia anak.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Bangka Tengah dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, nyaman, inklusif, sehingga tumbuh kembang anak yang optimal juga menjadi bagian penting dalam pembangunan di Bangka Tengah,” terangnya.
Algafry berharap, melalui Bimtek Hak Konvensi Anak ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan menguatnya koordinasi antar lembaga dalam pemenuhan hak serta perlindungan anak di Kabupaten Bangka Tengah.
“Jadikan kesempatan ini untuk berdiskusi, memperkuat jaringan, serta meningkatkan kemampuan dalam memberikan layanan yang berkualitas bagi anak demi mewujudkan Kabupaten Bangka Tengah yang ramah, aman, dan layak bagi anak,” ucapnya.