BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyelenggarakan kegiatan Kampanye dan Gerakan Ibu Hamil Sehat serta Kunjungan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bangka Tengah bertempat di Halaman SDN 14 Lubuk Besar, Jumat (10/07/2026).
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman yang hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim pembina posyandu Kabupaten Bangka Tengah, kecamatan, pemerintah desa, para kader posyandu, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan posyandu di Kabupaten Bangka Tengah.
“Hari ini merupakan momen yang sangat istimewa bagi kita semua. Pembinaan posyandu yang kita laksanakan saat ini merupakan pembinaan yang ke-100 dari total 141 posyandu yang ada di Bangka Tengah. Angka ini bukan sekedar jumlah kunjungan, tetapi merupakan bukti nyata komitmen dan kerja bersama dalam memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat hingga ke tingkat desa,” jelas Algafry.
Pembinaan ini telah berlangsung sejak 2001, ketika masih berada dalam wadah yang bernama POKJANAL Posyandu. Seiring perkembangan kebijakan nasional, posyandu kini bertransformasi menjadi posyandu dengan layanan yang lebih luas melaui pendekatan posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Transformasi ini menegaskan bahwa posyandu bukan hanya pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi menjadi pusat layanan masyarakat yang terintegrasi.
“Pelayanan yang diberikan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat dan bidang sosial. Dengan demikian posyandu menjadi ruang yang menghadirkan pelayanan lebih dekat, lebih mudah dijangkau dan lebih tepat sasaran bagi masyarakat,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Algafry mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi agar posyandu semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, karena keberhasilan posyandu tidak mungkin dicapai oleh satu pihak saja.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry mengatakan bahwa kunjungan dan pembinaan posyandu yang telah dilakukan selama ini bertujuan untuk melihat secara langsung sejauh mana manfaat posyandu dapat di rasakan oleh masyarakat. Selain itu pembinaan ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala, tantangan maupun permasalahan yang dihadapi oleh kader, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan posyandu.
“Karena itu, peringatan pembinaan posyandu ke-100 ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bersama. Kita ingin memastikan bahwa setiap posyandu benar-benar hadir sebagai wadah pelayanan yang aktif, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” jelas Eva.