BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat. Pada Senin (07/09/2026) pagi, Bupati Bateng, Algafry Rahman bersama Wakil Bupati, Efrianda melanjutkan pemantauan langsung penyerahan bantuan pangan beras periode Juli, Agustus, dan September 2026 di sejumlah desa.
Rangkaian kegiatan pimpinan daerah hari ini diawali dengan peninjauan di Desa Terak (Kecamatan Simpang Katis) oleh Wakil Bupati, Efrianda, kemudian Bupati dan Wakil Bupati melanjutkan pemantauan maraton bersama ke Desa Sungkap (Kecamatan Simpang Katis) dan Desa Kurau Barat (Kecamatan Koba).
Saat di Desa Terak, Efrianda berpesan agar bantuan beras sebanyak 3 karung (total 30 kilogram untuk alokasi Juli, Agustus, dan September) ini benar-benar dijaga dan dimanfaatkan untuk kebutuhan makan keluarga.
“Bantuan ini jangan dijual atau digunakan untuk keperluan lain. Manfaatkan untuk makan keluarga. Tiga karung, masing-masing 10 kilogram, mudah-mudahan bisa membantu kebutuhan pangan sampai akhir tahun,” pesan Efrianda di hadapan 867 warga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Desa Terak.
Usai dari Desa Terak, Wakil Bupati Bateng, melanjutkan perjalanan ke Kantor Desa Sungkap untuk mendampingi Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dalam memantau langsung penyerahan bantuan pangan kepada masyarakat setempat.
Di Desa Sungkap, total sebanyak 467 PBP yang menerima alokasi bantuan beras. Salah satu warga penerima manfaat, Nurjanah (58), mengaku sangat bersyukur dan terbantu.
“Alhamdulillah, senang dapat bantuan. Jumlah keluarga ada empat. Saya terbantu dapat beras 30 kilogram. Semoga Pemerintah Bangka Tengah lancar jaya,” ungkap Nurjanah.
Rangkaian pemantauan kerja hari ini ditutup dengan mendatangi lokasi berikutnya, yakni Kantor Desa Kurau Barat di Kecamatan Koba. Berdasarkan data alokasi wilayah Kecamatan Koba, Desa Kurau Barat tercatat memiliki 378 PBP dengan total alokasi bantuan beras selama tiga bulan mencapai 11.340 Kilogram (11,34 ton-red).
Kehadiran Bupati dan Wabup di lokasi disambut hangat oleh warga, termasuk para warga lanjut usia (lansia) yang hadir menerima bantuan. Salah satu penerima manfaat adalah Mustar (78). Tinggal seorang diri dan enggan menyusahkan anak-anaknya, Mustar menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, bersyukur sekali dapat bantuan beras ini. Sangat membantu untuk kebutuhan makan sehari-hari di rumah, apalagi di usia sekarang. Terima kasih kepada Pak Bupati dan Pemerintah Bangka Tengah yang sudah memperhatikan kami,” tuturnya penuh syukur.
Menanggapi dinamika lapangan, di mana sempat terdapat catatan atau protes kecil dari masyarakat terkait validitas data penerima, Bupati Bateng, Algafry Rahman memberikan tanggapan yang solutif.
“Kami memahami bahwa persoalan data seperti ini masih dalam tahap awal pelaksanaan. Namun, solusi tetap ada. Kami telah berkomunikasi dengan pihak Bulog dan para kepala desa, dan saya yakin persoalan ini dapat diselesaikan. Tidak perlu menjadikannya sebagai persoalan besar. Ke depan, bersama BPS, data ini akan terus diperbaiki. Namun, saya meyakini beras yang disalurkan akan sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” tegas Algafry.
Dirinya juga berpesan agar masyarakat senantiasa bersyukur dan tidak ragu untuk berbagi dengan tetangga sekitar yang belum mendapatkan giliran data, asalkan didasari keikhlasan.
“Ga apa-apa kalau beras yang didapat hari ini mau dibagi ke tetangga, yang penting ikhlas tidak masalah jika dibagikan” Pungkas Bupati.