BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Upaya penanganan stunting di Bangka Tengah kembali mendapat dorongan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat menggelontorkan bantuan senilai Rp33,7 juta untuk 25 anak dari keluarga rawan stunting.
Bantuan tersebut diserahkan Wakil Ketua IV BAZNAS Bangka Tengah, Ibrahim, kepada Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah, Wiwik Susanti, dan disaksikan langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman di Koba.
Ibrahim menjelaskan, bantuan diberikan dalam bentuk dukungan kebutuhan gizi sebesar Rp450 ribu per anak setiap bulan selama tiga bulan.
“Kita membantu 25 anak, masing-masing Rp450 ribu per bulan selama tiga bulan, dengan total Rp33.750.000,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Ia menegaskan, program ini merupakan tahap awal dan masih berpotensi berlanjut sesuai kebutuhan di lapangan.
Tak hanya itu, BAZNAS juga menyiapkan rencana tambahan bantuan berupa pembangunan 10 unit jamban untuk mendukung sanitasi sehat, yang saat ini masih menunggu pengajuan proposal dari pihak terkait.
“Harapannya bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Bangka Tengah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah, Wiwik Susanti, menyebut bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung program percepatan penurunan stunting, khususnya melalui program Genting.
“BAZNAS adalah salah satu mitra pentaheliks yang konsisten mendukung program Genting sejak 2025,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 bantuan BAZNAS telah menyasar 25 keluarga rawan stunting, yang mencakup balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Selain bantuan gizi, rencana pembangunan 10 jamban juga akan difokuskan di Desa Batu Belubang sebagai bagian dari intervensi sanitasi.
Wiwik pun mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam program tersebut.
“Kami mengimbau mitra pentaheliks lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam program Genting sebagai bentuk kepedulian bersama menurunkan angka stunting,” tutupnya.