Bupati Bangka Tengah Serahkan Langsung KTP El Pada Pelajar SMAN-1 LUBUK Besar

Bupati Bangka Tengah Serahkan Langsung KTP El Pada Perwakilan Pelajar.

BANGKA TENGAH, Berliannews.id-Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, memimpin langsung penyerahan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) kepada para pelajar SMAN 1 Lubuk Besar, Senin (12/10/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program inovasi jemput bola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Bangka Tengah bertajuk “GI NGANYAU” (Gerakan Inovasi Perekaman dan Penyerahan Dokumen Kependudukan di Sekolah) dan “Jempol Aksi IKD”.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Dindukcapil Kabupaten Bangka Tengah, Nordianto, sementara penyerahan KTP-EL secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.

Dalam amanatnya, Nordianto menyampaikan bahwa program ini menyasar siswa berusia 16 tahun ke atas yang telah melakukan perekaman biometrik. Ia menepis kekhawatiran sebagian siswi terkait hasil foto KTP-EL, menegaskan bahwa data yang masuk ke database Kementerian Dalam Negeri jauh lebih penting untuk memastikan kelancaran akses layanan publik.

“Jangan sampai gara-gara takut fotonya kurang bagus, itu menghambat pelayanan publik lainnya. Contohnya, orang tua ingin berobat menggunakan BPJS, tetapi karena data keluarga belum diperbarui atau anak belum melakukan perekaman, datanya jadi tidak terbaca di pusat,” jelas Nordianto di hadapan ratusan siswa.

Selain perekaman KTP-EL, kegiatan ini juga mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Melalui IKD, para pelajar yang telah lulus sekolah nantinya dapat memperbarui data pendidikan secara mandiri tanpa harus mengantre di kantor kecamatan atau Dinas Dukcapil. Sebuah kemudahan krusial, terutama bagi mereka yang berencana mendaftar seleksi TNI/Polri atau mengurus beasiswa.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah memberikan apresiasi penuh terhadap terobosan yang dilakukan oleh jajaran Dindukcapil Bangka Tengah dalam mendekatkan pelayanan langsung ke sekolah-sekolah.

“Ini termasuk sebuah terobosan dari Dinas Dukcapil Kabupaten Bangka Tengah yang jemput bola kepada anak-anak kita, terutama yang usianya sudah masuk 17 tahun untuk melengkapi administrasinya,” ungkap Algafry.

Lebih lanjut, bupati menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat, khususnya para orang tua, dalam memperbarui data administrasi kependudukan secara berkala. Ia menilai masih banyak orang tua yang abai terhadap pembaruan data jenjang pendidikan anak di dalam Kartu Keluarga (KK).

“Rata-rata Kartu Keluarga dari anak lahir sampai mau menikah baru diperbarui saat pisah KK, seakan-akan anak ini tidak sekolah dari kecil. Pola jemput bola oleh teman-teman Dukcapil melalui anak-anak sekolah ini sangat penting untuk menyikapi kondisi tersebut,” ujar Algafry.

Kepala Dindukcapil, Nordianto, menambahkan bahwa kegiatan di SMAN 1 Lubuk Besar ini merupakan titik ketiga pelaksanaan program serupa di sekolah-sekolah.

“Pada tahap ini, sekitar 50 siswa telah direkam, dan 21 KTP-EL diserahkan secara simbolis bagi mereka yang telah memasuki usia cetak, sementara sisanya yang berusia 16 tahun akan diproses secara bertahap. Langkah ini juga menjadi strategi penting untuk mendongkrak validitas data pendidikan pada server Kementerian Dalam Negeri sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bangka Tengah,” pungkas Nordianto.

Turut hadir pada kegiatan ini, Camat Lubuk Besar, perwakilan Polsek Lubuk Besar, Kepala Sekolah SMAN 1 Lubuk Besar beserta guru dan tenaga pendidik.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top