BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyambangi rumah Abdi (30), warga yang tertimpa musibah kebakaran di Desa Simpang Katis, Selasa (18/08/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bangka Tengah itu tidak hanya untuk memberikan dukungan moril, tetapi juga memastikan kebutuhan korban pascakebakaran mendapat perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.
Algafry memberikan semangat kepada Abdi dan keluarganya agar tetap kuat menghadapi musibah yang menghanguskan tempat tinggal mereka. Ia juga menyampaikan bahwa keluarga korban tidak sendirian karena sejumlah pihak telah menyatakan kesiapan untuk membantu.
“Kedatangan kami hari ini untuk memberikan semangat kepada Bang Abdi agar tetap kuat menghadapi ujian ini bersama keluarga. Kami juga menyampaikan bahwa ada orang-orang baik yang siap membantu,” ucap Algafry.
Salah satu bentuk bantuan yang segera direalisasikan adalah pembangunan kembali rumah milik Abdi. Algafry mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Haji Samud dari Desa Puput yang menyatakan kesiapan untuk membangun rumah baru bagi korban hingga selesai.
“Alhamdulillah, kami siap membantu pembangunan rumah baru hingga selesai. Insyaallah, mulai besok, dengan izin Pak Kapolsek Simpang Katis, saya akan meminta Pak Camat menyampaikan bahwa Pak Haji Samud sore ini akan mulai membersihkan lahan untuk segera membangun rumah Pak Abdi,” ungkapnya.
Bupati mengatakan bahwa Pemkab Bangka Tengah memastikan bantuan terhadap kebutuhan administrasi korban yang ikut terbakar dalam musibah tersebut. Dokumen kependudukan berupa KTP dan kartu keluarga (KK) telah kembali diterbitkan.
“Kami juga dari Kabupaten Bangka Tengah siap untuk membantu. Tadi kita serahkan juga administrasi kependudukan milik Bang Abdi yang memang ada yang sudah terbakar, dan alhamdulillah KTP, KK-nya sudah terpenuhi lagi,” katanya.
Tidak hanya dokumen kependudukan, pemerintah daerah juga akan membantu jika terdapat dokumen penting lain yang hilang akibat kebakaran. Salah satunya sertifikat rumah dan tanah yang nantinya akan dikoordinasikan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Kalaupun ada barang-barang administrasi yang lain juga nanti akan kita bantu, semisal sertifikat rumah nanti kita akan kerja sama dengan teman-teman dan BPN untuk bisa kembali mencetak baru sertifikat rumah tanah mereka ini,” tambah Algafry.
Abdi mengaku sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemkab Bangka Tengah serta pihak-pihak lain yang turut membantu keluarganya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan untuk mendukung kami, baik berupa dukungan moril maupun materi, termasuk bantuan sosial, logistik, dan administrasi,” ujar Abdi.
Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan rumah baru bagi keluarganya direncanakan mulai dilakukan pada Rabu (19/08/2026), dengan dukungan Haji Samud.
“Nanti besok ada membangun rumah ya, Pak. Insyaallah dengan izin Kapolsek besok dibangun dari Bapak Haji Samud,” tuturnya.
Abdi menjelaskan, saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong. Ia bersama keluarga sedang berada di luar rumah untuk menonton pawai yang berlangsung di sekitar lokasi.
“Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena kami sedang menonton pawai di depan. Jadi, kami tidak mengetahui penyebabnya. Saat kembali, rumah sudah terbakar cukup besar,” kata Abdi.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan untuk meringankan beban keluarga korban. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Bangka Tengah menyerahkan dokumen kependudukan bagi penduduk rentan administrasi melalui inovasi Jempol Mantan (Jemput Bola Masyarakat Rentan) berupa KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), dan KK serta tas sekolah.
Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka Tengah menyerahkan bantuan uang dan sembako. Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah memberikan bantuan perlengkapan sekolah, sementara Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) Kabupaten Bangka Tengah memberikan bantuan kebutuhan dasar tanggap darurat.