BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi (HUT) Ke-172 Kota Koba Tahun 2026. Acara khidmat yang mengusung tema ‘Harmoni Sejarah, Melaju Bersama’ ini diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Senin (03/08/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah beserta jajaran, unsur Forkopimda Kabupaten Bangka Tengah, mulai dari Dandim 0413 Bangka, Kapolres Bangka Tengah, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Ketua Pengadilan Negeri Koba, Danpol AU, hingga Danpos AL.
Hadir pula mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah, Ibnu Suzano, S.E., M.Ec.Dev., perwakilan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dapil Bangka Tengah.
Suasana rapat tampak kental dengan nuansa budaya lokal di mana para tamu undangan mengenakan Pakaian Adat Melayu Kepulauan Bangka Belitung. Rangkaian acara pun turut diwarnai dengan tradisi pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur.
Dalam pidatonya, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Kota Koba yang lahir sebagai daerah otonom dan kini menginjak usia 172 tahun. Ia menegaskan bahwa sebagai ibu kota Kabupaten Bangka Tengah, Kota Koba memegang peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pemerintahan, bisnis, pariwisata, dan pendidikan.
“Harmoni sejarah mengandung pesan bahwa pembangunan tidak boleh menghapus jejak sejarah. Kemajuan tidak boleh menghilangkan identitas. Modernisasi tidak boleh menjauhkan kita dari akar budaya,” ujar Algafry dalam sambutannya.
Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kabupaten Bangka Tengah atas kemitraan yang harmonis, kritis, dan konstruktif dalam mengawal kebijakan pembangunan. Menurutnya, pencapaian pembangunan di Kota Koba hingga saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar upaya individu atau kelompok.
“Melalui tema ‘Harmoni Sejarah, Melaju Bersama’, mari bersama seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, legislatif, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat untuk terus merawat persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan zaman seperti digitalisasi dan transformasi ekonomi,” ajak Bupati Bangka Tengah.
Sementara itu, dalam sesi wawancara, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Batianus, menegaskan komitmen legislatif dalam mendukung pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan dengan tetap memperhatikan skala prioritas, khususnya bagi Kota Koba sebagai ibu kota kabupaten sekaligus daerah transit.
“Melihat Koba ini sebagai ibu kota kabupaten dan salah satu daerah transit dari beberapa wilayah, tentu kami ada prioritas, daerah Koba akan kita jadikan suatu daerah yang sejuk, dan akan kita tingkatkan pada sisi pariwisata nya, membangun budaya yang baik, termasuk di dalamnya pendidikan yang jadi prioritas. Maka banyak universitas atau perguruan tinggi yang akan dibangun di Kota Koba, Kabupaten Bangka Tengah,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah.
Dengan sinergi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat, peringatan HUT Ke-172 Kota Koba ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bersama untuk mewujudkan Kabupaten Bangka Tengah yang semakin maju, berdaya saing, dan tetap berpegang pada nilai-nilai budaya luhur di Bumi Selawang Segantang.