Operasi Pencarian KM Kenanga Indah Resmi Ditutup, Seluruh ABK yang Hilang Berhasil Ditemukan

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Operasi pencarian terhadap dua Anak Buah Kapal (ABK) KM Kenanga Indah yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, resmi ditutup pada Rabu (29/7/2026), *setelah seluruh korban berhasil ditemukan* oleh Tim SAR Gabungan.

Pada hari ketiga pelaksanaan pencarian, korban pertama atas nama Muhammad Farhan (26) ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB di perairan Desa Nadi, Kecamatan Lubuk Besar, oleh nelayan setempat dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan untuk dilakukan proses identifikasi.

Sementara itu, korban kedua Rikky Noor Prastyo (22) ditemukan pada pukul 17.00 WIB di perairan Tanjung Langka, Kecamatan Koba, oleh nelayan dalam kondisi meninggal dunia. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD Bangka Tengah guna proses identifikasi lebih lanjut.

Selama proses pencarian, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Sat Polairud Polres Bangka Tengah, Polsek Lubuk Besar, Basarnas Pangkalpinang, BPBD Kabupaten Bangka Tengah, Laskar Sekaban, serta para nelayan setempat terus melakukan penyisiran di sejumlah titik perairan yang diduga menjadi lokasi korban.

Kasi Humas Polres Bangka Tengah, IPDA Dedi Sudrajat, mewakili Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak, S.I.K., M.H., menyampaikan *belasungkawa yang mendalam* kepada keluarga korban serta mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan, instansi terkait, para relawan, serta masyarakat dan nelayan yang telah membantu proses pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” ujar IPDA Dedi Sudrajat.

Saat ini, Polres Bangka Tengah masih melaksanakan proses penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, melengkapi administrasi penyidikan, serta mengamankan barang bukti guna mengetahui secara pasti penyebab terjadinya peristiwa tersebut.

Polres Bangka Tengah juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan dengan memastikan kondisi cuaca, kelengkapan alat keselamatan, serta mematuhi prosedur pelayaran.

Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan suatu kejadian, segera hubungi *Call Center Polri 110* yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top