BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bangka Tengah untuk meresmikan revitalisasi SD Sains Qur’an dan SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba, Kamis (02/07/2026). Peresmian yang berlangsung di Kelurahan Arung Dalam, Kecamatan Koba ini menjadi tonggak baru bagi peningkatan sarana pendidikan di Bumi Selawang Segantang.
Selain peresmian gedung sekolah yang kini dilengkapi dengan fasilitas asrama putra dan putri, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan prasasti revitalisasi. Kehadiran Menteri disambut langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, S.T., M.Pd., Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM, serta jajaran Forkopimda dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Abdul Mu’ti menekankan bahwa revitalisasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali.
“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari sisi sarana prasarana maupun peningkatan kompetensi pendidik. Harapannya, sekolah ini menjadi laboratorium pendidikan yang unggul dalam mencetak generasi hebat Indonesia 2045, terutama bagi wilayah yang secara geografis mungkin sulit dijangkau,” ujar Menteri.
Menanggapi tantangan kesenjangan mutu pendidikan, Menteri menjelaskan bahwa Kemendikdasmen kini menerapkan kebijakan ‘pendidikan bermutu untuk semua’. Fokus bantuan tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta melalui peningkatan kualitas sarana dan pelatihan guru.
“Kami berupaya mengurangi kesenjangan dengan membantu sekolah-sekolah yang secara fisik memang membutuhkan. Kami ingin mengangkat sekolah yang di bawah untuk semakin maju tanpa menurunkan yang di atas,” tegasnya.
Terkait pengembangan pendidikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), Prof. Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Hal ini krusial mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah namun membutuhkan sumber daya manusia yang cakap untuk mengolahnya.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyambut positif kunjungan dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran sekolah berbasis sains ini memberikan warna baru dan pilihan bagi masyarakat Koba untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
“Ini adalah berkah bagi Bangka Tengah. Kami sangat bahagia dengan hadirnya sekolah ini yang menambah khazanah pilihan pendidikan bagi masyarakat,” ucap Algafry.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya mengusulkan revitalisasi bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan. Ia juga memaparkan progres strategis terkait pembangunan Sekolah Terintegrasi Nasional (STN) di Namang yang kini telah mencapai progres 95 persen.
“Kami berharap Bangka Tengah menjadi salah satu dari 36 daerah di Indonesia yang terpilih mendapatkan pembangunan STN. Kami juga terus berkomunikasi dengan Pak Menteri agar bantuan revitalisasi sekolah di Bangka Tengah dapat terus bertambah ke depannya,” pungkas Bupati.
Dengan total 44 siswa yang menempuh pendidikan di lembaga ini, revitalisasi diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memicu peningkatan mutu pembelajaran yang berdaya saing bagi anak-anak di Bangka Tengah.