BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2026 masih jauh dari target nasional. Hingga saat ini, capaian baru menyentuh angka 3,81 persen dari target 46 persen.
Sementara itu, pada tahun 2025 lalu, capaian CKG di Bangka Tengah tercatat sebesar 34,14 persen, mendekati target nasional sebesar 36 persen.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menegaskan bahwa program CKG memiliki peran penting dalam mendeteksi dini faktor risiko penyakit. Hal ini dinilai mampu menekan angka kesakitan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Untuk itu, ia menekankan perlunya koordinasi dan dukungan lintas sektor guna mendorong peningkatan capaian program di tahun 2026.
“Keberhasilan program CKG tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan,” ujarnya.
Selain itu, Efrianda juga menyoroti pentingnya peran aktif puskesmas dalam meningkatkan cakupan layanan, baik melalui pelayanan di dalam gedung maupun kegiatan luar gedung seperti skrining aktif dan kunjungan langsung ke masyarakat.
“Dukungan kader, perangkat desa, serta lintas sektor lainnya sangat dibutuhkan untuk menjaring sasaran dan meningkatkan partisipasi masyarakat,” tambahnya.