Bangka Tengah, Berliannews.id – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Tengah sukses menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Abu Hanifah, Selasa (21/4/2025).
Kegiatan ini berhasil mengumpulkan lebih dari 50 kantong darah dari para pendonor.
Pelaksanaan donor darah ini turut ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, bersama Ketua DPRD Bangka Tengah.
Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemenuhan stok darah di daerah tersebut.
Terpantau puluhan warga dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga Aparatur Sipil Negara (ASN), antusias mengikuti kegiatan donor darah ini.
Tingginya partisipasi menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah untuk membantu sesama.
Ketua PMI Kabupaten Bangka Tengah, Maya Dwie Kusuma, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Ia mengungkapkan bahwa stok darah di Bangka Tengah sempat mengalami kekosongan dalam beberapa hari terakhir.
“Hari ini kita melaksanakan donor darah yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Kegiatan ini ditujukan bagi masyarakat dan ASN Bangka Tengah, mengingat stok darah kita sempat kosong beberapa hari terakhir,” ujar Maya, Selasa (21/4/2025).
Ia berharap melalui kegiatan ini, kebutuhan darah dapat terpenuhi, khususnya bagi pasien talasemia, ibu melahirkan, dan pasien lainnya yang sangat bergantung pada ketersediaan darah.
“Kebutuhan darah untuk pasien talasemia, persalinan, dan lainnya cukup tinggi. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi upaya untuk memastikan stok darah tetap tersedia,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah turut mendorong partisipasi aktif ASN dalam kegiatan donor darah secara rutin, bahkan direncanakan setiap hari Jumat.
“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengajak kawan-kawan khususnya rekan-rekan ASN untuk rutin donor darah. Dari kegiatan ini saja, sudah hampir terkumpul 50 kantong darah,” ungkapnya.
Melalui momentum Hari Kartini, kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian sosial, tetapi juga wujud nyata semangat gotong royong dalam membantu sesama dan menyelamatkan nyawa.