Puluhan Kader Posyandu di Bangka Tengah Ikuti Pembinaan Tingkatkan Kemampuan

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Bidang Kesehatan Strata Madya dan Utama yang berlangsung di Pendopo Bupati Bangka Tengah, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan para kader posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Algafry Rahman mengatakan, peningkatan kapasitas kader merupakan bentuk kepedulian dan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan kader posyandu memiliki kemampuan yang memadai dalam memberikan pelayanan kesehatan di lapangan.

“Ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan keseriusan kita untuk memberikan kemampuan kepada kader-kader posyandu, baik dalam pelayanan kesehatan, komunikasi yang efektif, maupun kemampuan lainnya,” ujar Algafry.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang diharapkan dapat memengaruhi sikap dan pola kerja kader ketika menjalankan tugas di lapangan.

“Ini merupakan bentuk pembelajaran yang nantinya bisa memengaruhi sikap dan juga pola pergerakan kader di lapangan,” katanya.

Algafry juga memberikan apresiasi kepada para pembina posyandu yang dinilai telah menunjukkan antusiasme dan dukungan terhadap para kader. Dukungan tersebut dinilai penting agar kader memiliki pengetahuan dan pemahaman yang semakin baik dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, mengatakan kader posyandu memiliki peran penting sebagai tim penggerak di lapangan sekaligus promotor kesehatan yang paling sering berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

“Kader posyandu ini merupakan tim penggerak di lapangan, sebagai promotor kesehatan yang paling sering berkomunikasi dengan masyarakat,” kata Eva.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas para kader melalui berbagai materi yang diberikan oleh narasumber. Selain mendapatkan pengetahuan, para kader juga akan kembali mempelajari berbagai keterampilan teknis yang berkaitan dengan pelayanan posyandu.

“Melalui kegiatan ini kita berharap ada peningkatan kapasitas kader yang bisa diberikan melalui materi-materi yang disampaikan. Kemudian kita belajar kembali bagaimana cara mengukur dan mengisi formulir. Jadi nanti kita belajar bersama-sama dari narasumber yang sudah dihadirkan,” jelasnya.

Eva menambahkan, kemampuan komunikasi juga menjadi salah satu hal yang penting bagi kader posyandu. Pasalnya, kader merupakan perpanjangan informasi dari tenaga kesehatan di Puskesmas kepada masyarakat.

“Kita juga akan belajar public speaking yang bagus, karena kader merupakan perpanjangan informasi dari teman-teman puskesmas mengenai informasi-informasi yang seharusnya didapatkan oleh masyarakat kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eva mengungkapkan masih ditemukan sejumlah kesalahan dalam pelaksanaan posyandu, terutama berkaitan dengan proses penimbangan dan pengukuran. Karena itu, kegiatan peningkatan kapasitas ini menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman dan memastikan seluruh kader mengetahui prosedur yang benar.

“Kadang kita masih menemukan beberapa kesalahan, contohnya dalam penimbangan dan pengukuran. Itu tidak boleh terjadi. Jadi hari ini kita belajar bagaimana caranya melakukan prosedur yang benar,” tegas Eva.

Ia berharap setelah mengikuti kegiatan tersebut, para kader dapat meningkatkan kembali kemampuan dan keterampilannya sehingga pelayanan posyandu kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik dan sesuai prosedur.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top