Pemkab Bangka Tengah dan Polres Bangka Tengah Perketat Pengawasan Penyaluran BBM

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Polres Bangka Tengah menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Antrean Kendaraan pada SPBU di wilayah Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Besar Pemkab Bangka Tengah, Senin (28/09/2026).

Rakor digelar sebagai upaya mencari solusi terhadap panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bangka Tengah, Kapolres Bangka Tengah, Sekretaris Daerah, Kapolsek beserta jajaran kepolisian, Camat se-Kabupaten Bangka Tengah, Satpol PP, pihak Pertamina Patra Niaga, serta para pemilik SPBU.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda mengatakan, pemerintah daerah bersama pihak terkait berupaya mencari langkah konkret untuk mengurai antrean BBM yang terjadi di sejumlah SPBU.

“Kita berusaha mencari solusi karena masyarakat mengeluhkan panjangnya antrean di SPBU. Oleh karena itu, kami mengundang semua SPBU yang ada di Bangka Tengah dan Pertamina Patra Niaga untuk mencari solusinya. Tadi sudah ada beberapa kesepakatan, mudah-mudahan bisa berjalan sesuai dengan kesepakatan,” ujar Efrianda.

Sementara itu, Kapolres Bangka Tengah, AKBP S. Simanjuntak mengatakan, rakor tersebut membahas sejumlah langkah untuk mencegah dan mengurangi antrean panjang kendaraan di SPBU. Salah satunya dengan menyamakan jam operasional pembukaan SPBU serta memastikan pelayanan di dispenser berjalan sesuai standar.

“Kita mencari solusi bagaimana supaya tidak terjadi antrean panjang dan antrean ini bisa kita mitigasi. Salah satunya dengan menyamakan jam buka di setiap SPBU dan mengimbau petugas SPBU sesuai standar, yaitu satu dispenser dua petugas nosel. Dengan begitu, mungkin bisa mengurai antrean,” jelasnya.

Kapolres juga mengungkapkan, berdasarkan pemantauan dalam kurun waktu sekitar satu minggu, ditemukan adanya beberapa pelanggaran  diantaranya pengisian BBM secara berulang serta penggunaan pelat nomor ganda. Temuan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam upaya penataan dan pengawasan distribusi BBM di wilayah Bangka Tengah.

Dari pihak Pertamina Patra Niaga, Sales Branch Manager Patra Niaga Bangka, Sandi Suryanto menyatakan, pihaknya akan menyiapkan dan melakukan simulasi suplai BBM dari Depot Pangkalbalam dan Depot Belinyu sesuai hasil pembahasan bersama pemerintah daerah dan kepolisian.

“Suplai dari Depot Pangkalbalam dan Belinyu akan kami siapkan dan simulasikan sesuai pembahasan yang sudah dilakukan bersama Wakil Bupati dan Kapolres untuk memaksimalkan pendistribusian di Bangka Tengah,” ujarnya.

Sandi juga memastikan kondisi stok BBM saat ini masih aman dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena khawatir kehabisan stok.

“Untuk stok saat ini aman, masyarakat tidak perlu panik,” imbaunya.

Sebagai tindak lanjut rakor, pada akhir kegiatan dilakukan penandatanganan kesepakatan hasil rapat. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Kapolres Bangka Tengah, Sekretaris Daerah, pihak Pertamina Patra Niaga, serta disetujui oleh para pemilik SPBU.

Melalui kesepakatan tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan langkah-langkah yang telah disepakati secara konsisten sehingga antrean kendaraan di SPBU dapat dikurangi dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih tertib serta optimal.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top