BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) bersama PT Timah Tbk menyalurkan bantuan sebanyak 300 paket sembako bagi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah se-Bangka Tengah, Senin (12/1/2026). Salah satu titik penyaluran dipusatkan di Musholla Raydhatul Jannah, Kelurahan Berok.
Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PT Timah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diprioritaskan bagi wilayah terdampak aktivitas penambangan.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada PT Timah yang hari ini menyalurkan bantuan paket sembako kepada korban banjir di sebagian wilayah Bangka Tengah. CSR mereka memang diutamakan di wilayah yang terdapat aktivitas penambangan PT Timah,” ujarnya saat menyalurkan sembako di Musholla Raydhatul Jannah, Kelurahan Berok.
Ia menambahkan, penanganan banjir ke depan membutuhkan kajian dan pendalaman agar solusi yang diambil dapat bersifat jangka panjang.
“Kita harus melihat kondisi secara menyeluruh dengan melakukan pemindaian dan penelitian terlebih dahulu terkait penyebab banjir. Ini akan menjadi bagian dari solusi yang akan kita lakukan,” jelasnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah harus memiliki dokumen perencanaan terkait penanganan kawasan rawan banjir.
“Beberapa tahun lalu, Bupati Algafry Rahman sudah mengarahkan Kepala DPUTRP untuk mencari solusi dan melakukan tindakan konkret, karena wilayah ini memang rawan banjir,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala DinsosPMD Bangka Tengah, Padlillah, menyampaikan bahwa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah berupaya melakukan penanganan sejak awal terjadinya bencana.
“Kemarin kami dari DinsosPMD sudah menyalurkan bantuan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Warga membutuhkan makan dan sandang, dan semuanya sudah kami distribusikan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua RT 10 Kelurahan Berok, Burhanudin, mengaku bersyukur atas bantuan paket sembako yang diterima warganya.
“Terima kasih atas bantuan paket sembakonya. Ada sembilan KK yang terdampak, dan banjir ini sudah sering kami alami. Kami mohon pemerintah dapat membantu mengatasi persoalan banjir ini, terutama terkait pembuangan air,” tuturnya.