BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Suasana tenang di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, seketika berubah mencekam pada Rabu siang (4/3/2026). Langit yang semula mendung berubah menjadi gelap pekat, disusul amukan angin ribut dan hujan deras yang menghantam pemukiman warga selama satu jam penuh yang mendebarkan.
Di tengah terjangan cuaca ekstrem antara pukul 14.40 hingga 15.40 WIB, jerit kepanikan sempat mewarnai kepungan angin kencang yang merusak atap rumah warga. Akibatnya, satu rumah warga Desa Perlang mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap.
Mendengar kabar warganya menjadi korban, Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, tak tinggal diam. Tanpa menunggu cuaca benar-benar reda, ia langsung bergerak cepat (gercep) memimpin evakuasi dan menyalurkan bantuan darurat.
“Hari ini kita pastikan bantuan terpal dan makanan siap saji sampai ke tangan warga dulu. Besok baru asbes. Kami tidak ingin warga kehujanan di dalam rumah sendiri,” tegas Yani Basaroni dengan nada penuh empati.
Sebanyak 14 keping asbes telah disiapkan untuk mengganti atap-atap yang terbang dibawa angin.
“Takut hujan susulan datang lagi, tadi terpal sudah kita pasang secara darurat. Besok, asbes langsung kita pasang permanen,” tambahnya.
Siaga di 27 Titik RT
Meski tidak ada korban jiwa, trauma mendalam dirasakan warga. Mengingat cuaca yang masih sulit diprediksi, Yani Basaroni langsung menginstruksikan seluruh barisan Ketua RT di 27 wilayah untuk siaga penuh (Level Waspada).
“Segera evakuasi warga jika ada tanda-tanda bencana susulan. Jangan tunggu nanti, langsung laporkan ke pihak desa untuk kita tindaklanjuti secara cepat,” pungkasnya dengan tegas.
Sulastri, salah satu korban yang rumahnya hancur diterjang angin, tak kuasa membendung rasa haru saat melihat perangkat desa datang membawa bantuan di tengah situasi sulit tersebut.
“Terima kasih atas respon cepat dan bantuannya kepada kami. Kami sempat bingung harus berteduh di mana, tapi Pak Kades langsung datang,” ungkap Sulastri dengan suara bergetar.
Laporan terkait musibah ini telah diteruskan ke pihak Kecamatan Lubuk Besar dan Pemda Bangka Tengah untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut.