BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 121 persen dari target yang ditetapkan.
Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah, Imam Soehadi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja optimal dalam mengelola potensi sektor perikanan daerah.
“Alhamdulillah, PAD kita pada 2025 mencapai target bahkan overtarget, kurang lebih di angka 121 persen dengan nilai sekitar Rp440 juta. Angka ini meningkat pesat dibanding capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp316 juta,” ujar Imam, Rabu (28/1/2026).
Untuk tahun 2026, Dinas Perikanan Bangka Tengah kembali menargetkan PAD sebesar Rp395 juta sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Bangka Tengah.
Imam menjelaskan, peningkatan PAD tersebut bersumber dari berbagai sektor layanan dan pemanfaatan sarana perikanan yang dikelola oleh dinas.
“Sumber pendapatan kami mengandalkan sembilan rekening, mulai dari penjualan produksi benih ikan, penyewaan cool storage, hingga retribusi pasar ikan dan tempat pelelangan ikan. Ini menjadi sumber andalan PAD perikanan,” jelasnya.
Salah satu penyumbang terbesar PAD berasal dari pemanfaatan gudang beku atau cool storage. Pada tahun 2025, fasilitas tersebut mampu menyumbang pendapatan sekitar Rp216 juta.
“Cool storage ini digunakan untuk penyimpanan hasil perikanan, khususnya cumi-cumi yang rencananya akan diekspor ke dua negara tujuan, yakni Filipina dan Tiongkok. Tarif yang dikenakan sudah sesuai dengan Peraturan Daerah,” pungkas Imam.