Mudahkan Nelayan Bupati Bangka Tengah Resmikan Dermaga Nelayan Sungaiselan

BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Guna membantu nelayan dalam bongkar muat dan sandar kapal nelayan di Kecamatan Sungaiselan Kabupaten Bangka Tengah, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman meresmikan dermaga nelayan di Kecamatan Sungaiselan, pada Jumat (06/03/2026). Hal ini pun di sambut hangat oleh nelayan Kecamatan Sungaiselan, mengingat dermaga dan sarana prasarana sangat di butuhkan nelayan setempat.

Pembangunan dermaga beton ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjawab keterbatasan sarana prasarana. Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah, Imam Soehadi, proyek ini merupakan bagian dari implementasi program pemberdayaan nelayan kecil tahun anggaran 2025.

“Total dana APBD Tahun Anggaran 2025 yang dialokasikan sebesar Rp442.166.322,32. Secara teknis, dermaga ini memiliki panjang 31 meter dengan lebar efektif 2 meter. Pembangunannya memakan waktu 100 hari kalender, terhitung sejak September hingga Desember 2025,” urai Imam Soehadi dalam sambutannya.

Imam menambahkan bahwa keberadaan dermaga ini membawa misi besar untuk meningkatkan efisiensi waktu pendaratan ikan serta mengurangi potensi kerusakan hasil tangkapan.

“Kami ingin memastikan nelayan memiliki sarana usaha yang layak dan berstandar, sehingga rantai pasok perikanan kita tetap terjaga dari laut hingga ke pemasaran,” tegasnya.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyatakan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan pelayanan optimal dan mencari cara guna memberikan berbagai kemudahan bagi warga.

“Alhamdulillah, meskipun secara fungsional sudah digunakan sejak sebulan lalu, hari ini kita resmikan secara formal. Dermaga ini hadir untuk memudahkan bapak-bapak nelayan. Dulu mungkin harus bersusah payah, sekarang aksesnya sudah jauh lebih baik,” ujar Algafry Rahman saat meninjau langsung lokasi dermaga.

Dirinya juga merencanakan kunjungan ke kantor pusat Pelindo di Jakarta setelah hari raya Idulfitri mendatang, untuk mendiskusikan pengembangan serta kemajuan Pelabuhan Sungaiselan ke depannya.

“Sejujurnya, saya ingin semua daerah pesisir yang memiliki nelayan, terutama yang masih kesulitan melakukan bongkar muat, dapat kita bantu. Jika melihat kondisi di Kebintik, jujur saja rasanya sangat memprihatinkan. Insyaallah setelah Lebaran nanti saya akan langsung berkunjung ke Pak Direktur di Pelindo Jakarta untuk berdiskusi mengenai hal ini,” ungkapnya.

Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Joko Triadhi, yang turut hadir mengungkapkan fakta menarik di balik pembangunan ini. Ia menyebut dermaga ini adalah hasil “perintah mendesak” (direktif) dari Bupati Algafry pada tahun 2024.

“Jujur saja, awalnya ini tidak masuk dalam perencanaan awal. Namun karena ini perintah langsung Pak Bupati yang melihat kebutuhan mendesak masyarakat, kami di Bappeda harus memutar otak. Bahkan kami harus menggeser anggaran lain di Dinas Perikanan demi memastikan dermaga ini berdiri,” ungkap Joko yang disambut tawa hangat para hadirin.

Ia juga menambahkan bahwa Pemprov Babel berencana meningkatkan status Pelabuhan Sungaiselan menjadi Pelabuhan Pengumpan Regional melalui Keputusan Gubernur, guna mengungkit ekonomi kecamatan lebih maksimal.

Tak hanya meresmikan fisik bangunan, dalam agenda ini juga diserahkan bantuan alat keselamatan berupa 6 unit life buoy (pelampung donat) dari Dinas Perikanan Bangka Tengah kepada koperasi nelayan. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, diserahkan pula paket sembako dari Baznas Bangka Tengah untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga nelayan.

Rudi Hartono, perwakilan nelayan setempat, tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

“Dulu dermaga ini dari kayu, Pak, sudah lapuk. Kadang kami takut jatuh ke air saat bongkar ikan. Sekarang sudah beton, jauh lebih aman dan tertata. Terima kasih Pak Bupati sudah mendengar suara kami,” tuturnya.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top