Bupati Algafry Saat Meninjau Langsung Layanan Air Bersih di Rumah Warga.
BANGKA TENGAH, Berlian news.id – Sebanyak 107 rumah warga di Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, kini telah mendapatkan layanan air bersih.
Fasilitas ini dibangun Kelompok Swadaya Masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.
Pelayanan air bersih ini memiliki kapasitas hingga 27.000 ton, dengan daya tampung yang diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 200 rumah.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan sebelum adanya fasilitas air bersih ini, warga Desa Baskara Bakti hanya mengandalkan air sumur yang tidak dimiliki oleh seluruh masyarakat. Bahkan, sebagian warga harus mengambil air dari jarak yang cukup jauh.
“Alhamdulillah, karena Dusun Baskara Bakti ini sebelumnya memang tidak ada saluran khusus air bersih bagu masyatakat. Selama ini hanya mengandalkan air sumur, itu pun tidak semua masyarakat memilikinya, bahkan ada yang harus mengotong sendiri untuk air dari jarak jauh,” ujar Algafry, Selasa(24/12/2025).
Algafry mengimbau masyarakat agar menjaga dan memelihara fasilitas air bersih tersebut karena merupakan aset bersama.
Ia berharap pengelolaan operasional dapat dilakukan secara gotong royong, termasuk dalam mendukung biaya operasional dan perawatan jika terjadi kendala teknis.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPRT Bangka Tengah, Fani, mengatakan bahwa Desa Baskara Bakti merupakan satu dari delapan desa di Bangka Tengah yang mendapatkan program pelayanan air bersih.
Pembangunan fasilitas air bersih di desa tersebut menelan anggaran sebesar Rp700 juta.
“Alhamdulillah, saat ini sudah terlayani 107 rumah dengan pembangunan menara, tandon, pompa, dan sumur. Dimana pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat yang dibentuk oleh desa, dengan pendampingan tenaga fasilitator lapangan dari pemerintah,” kata Fani.