BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Pengembangan sektor perikanan ditetapkan sebagai salah satu program prioritas pembangunan Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2026. Pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah, Imam Soehadi, mengatakan pihaknya akan menjalankan visi pembangunan daerah melalui penguatan sektor maritim.
“Dinas Perikanan Bangka Tengah sebagai OPD yang mengampu sektor kelautan dan perikanan, pada tahun 2026 akan melaksanakan visi untuk menjadikan Bangka Tengah lebih maju, salah satunya melalui visi maju maritim,” ujar Imam, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan. Program pertama adalah pengembangan perikanan tangkap melalui pemberian bantuan sarana dan prasarana produksi.
“Bantuan tersebut meliputi kapal, mesin, alat tangkap, serta alat bantu lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan,” jelasnya.
Program kedua difokuskan pada sektor perikanan budidaya. Dalam program ini, Dinas Perikanan akan membantu masyarakat pembudidaya melalui pengembangan klaster perikanan terintegrasi, mulai dari produksi hulu hingga pemasaran.
“Bentuk dukungannya berupa sarana produksi serta penyediaan ruang saung pertemuan sebagai wadah koordinasi dan penguatan kelembagaan pembudidaya,” tambah Imam.
Sementara itu, program ketiga menyasar pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Pemerintah daerah akan mendorong pengembangan hilirisasi melalui pembangunan sentra perikanan hilirisasi di Bangka Tengah.
Terkait anggaran, Imam menyebutkan bahwa pagu anggaran Dinas Perikanan pada tahun 2026 dialokasikan untuk berbagai program, dengan penekanan utama pada sektor perikanan tangkap sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir.
“Meski anggarannya terbagi ke beberapa program, kami menitikberatkan salah satunya pada sektor perikanan tangkap agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh nelayan,” pungkasnya.