Tim SAR Temukan Nelayan Maman Meninggal di Pulau Semujur Setelah 2 Hari Pencarian
BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Panjang sejak Rabu (31/12/2025) akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (2/1/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Maman. Jasadnya ditemukan terdampar di pesisir Pulau Semujur, sekitar 3 nautical mile (mil laut) dari titik awal kejadian, lokasi kapal korban dihantam ombak besar dua hari sebelumnya.
Penemuan jasad bermula saat seorang nelayan yang melintas di sekitar Pulau Semujur melihat sesosok tubuh di pinggir pantai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Posko SAR. Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Setibanya di lokasi, petugas mengevakuasi jasad korban menggunakan kantong jenazah dan membawanya ke Pantai Pan Semujur. Selanjutnya, korban langsung diantar ke rumah duka di kawasan Temberan untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, membenarkan penemuan tersebut.
“Pagi hari ini Tim SAR menerima informasi dari nelayan di Pulau Semujur terkait penemuan sesosok jasad manusia yang diduga kuat merupakan korban yang sedang kami cari. Tim langsung bergerak untuk melakukan evakuasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras dalam operasi pencarian ini,” ujar Mikel.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem.
“Cuaca buruk diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan Januari. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan alat keselamatan seperti pelampung saat melaut. Jika terjadi kondisi darurat, segera hubungi Call Center Basarnas di 115 atau Basarnas Pangkalpinang di 0811-7810-115 (WhatsApp),” tutupnya.