Kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk Ramai di Jarah Penambang Ilegal, Warga Sekitar Kolong Resah

Kondisi Kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk Saat Ini, Tampak Ratusan Ponton Berada di Lokasi Tersebut.

BANGKA TENGAH, Berliannewa.id – Masaknya aksi penambangan ilegal di Kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk yang berada di Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah, membuat masyarakat di sekitar kolong resah. Terlebih suara kebisingan yang di sebabkan dari mesin-mesin ponton membuat masyarakat merasa terganggu dan sulit beristirahat.

Salah satu warga Kelurahan Koba Kecamatan Koba Bangka Tengah, Syahrob Syahroni mengungkapkan jika aktifitas penambangan ilegal di IUP PT. Timah Tbk. di Kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk sudah sangat meresahkan.

“Kami selaku warga yang terdampak sangat menyayangkan aktifitas penambangan timah ilegal tersebut, semakin dipegang oleh PT. Timah Tbk. semakin carut-marut dan meresahkan warga,” ujar Syahrob, Selasa (28/10/2025).

“suara bising dari mesin tambang tersebut sangat mengganggu warga, warga tidak bisa bekerja dengan tenang, tidak bisa istirahat dan bahkan polusi asap dari mesin tambang tersebut cukup mengganggu warga,” tegasnya

Melihat polemik tersebut, warga berharap pihak berwajib, pemerintah daerah dan PT. Timah Tbk. dapat segera menghentikan aktifitas tersebut, mengingat aktifitas tersebut dapat menjadi konflik antar penambang dan warga terdampak.

“Harapan warga saat ini adalah, seluruh pihak dapat segera menghentikan aktifitas tambang ilegal, jangan sampai ada korban jiwa baru ada tindakan, dan jika semua pihak terkait tutup mata, kami harus mengadu kesiapa lagi” ujarnya.

“warga tidak anti tambang, namun aktifitas tersebut ilegal dan jika legal warga juga tidak mendukung, mengingat dampak dari pertambang legal sangat jelas bagi warga dan pemerintah,” tutupnya.

Selain itu, patut dipertimbangkan di lokasi tersebut berdiri tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) milik PLN yang cukup membahayakan bagi penambang maupun masyarakat luas di Pulau Bangka.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top