Meski Cuaca Terik, 242 Regu Antusias Ramaikan Pawai Baris Bebaris di Bangka Tengah

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Cuaca terik panas matahari disertai debu pasir tak menyurutkan semangat warga untuk bisa menyaksikan dari dekat pawai lomba baris-bebaris dan Marching Band yang berlangsung di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), pada Rabu (27/8/2025).

Kegiatan Pawai, Karnaval, dan Marching Band ini bakal digelar selama 2 hari, 27 dan 28 Agustus 2025 dan dimulai sejak pukul 07.00 wib dengan start dari Pasar Modern Koba dan finish di Alun-Alun Kota Koba.

Sementara di panggung kehormatan dihadiri Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman didampingi Wakil Bupati Bangka Tengah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 kemerdekaan RI Tahun 2025.

“Alhamdulillah, ini merupakan HUT RI ke-80 tahun dengan mengusung tema Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera , Indonesia Maju,” ujar Bupati Bateng, Algafry Rahman.

Dikatakan Algafry, untuk hari pertama ini, pawai yang berlangsung yakni lomba baris-bebaris dan hari kedua adalah karnaval.

“Total ada 242 regu peserta dengan rincian 14 Marching Band, 228 Pawai Baris Berbaris, dan akan dilanjutkan besok 142 regu Karnaval yang turut berpartisipasi,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang menyaksikan pawai, Kirana (26) asal Kelurahan Berok Bangka Tengah, mengaku dirinya selalu menonton pawai setiap tahunnya, bersama keluarga dan teman terdekat.

“Selalu nonton, kalau hari ini baru lomba baris bebaris dan ada juga beberapa Marching Band, sepertinya besok akan lebih seru, karena ada karnaval, pasti banyak atraksi memukau,” ujarnya.

Ia juga merasa senang, karena banyak pedagang yang berjualan, meski panas matahari sangat menyengat.

“Memang panas terik, tapi tidak apa-apa, karena cuma setahun sekali, apalagi banyak makanan dan minuman enak,” tuturnya.

“Semoga Bangka Tengah semakin meriah dan maju, serta jangan lupa buang sampah pada tempatnya, kegiatannya sudah luar biasa, tapi sampahnya tak sedap dipandang,” imbuhnya.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top