Bupati Bangka Tengah Ajak Masyarakat Budayakan Membaca Sejak Dini Dalam Giat Literasi Bangka Tengah

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus mendorong penguatan budaya literasi di tengah masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan minat baca sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Literasi Bangka Tengah bertema “Dari Cerita Menjadi Cinta: Menghidupkan Literasi Sejak Usia Dini” yang berlangsung di Gedung Diklat Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman. Dalam sambutannya, Algafry menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar yang dinilai menjadi salah satu upaya penting dalam membangun budaya membaca dan meningkatkan kualitas literasi masyarakat.

Ia juga menyambut baik kehadiran Duta Baca Nasional, Heri Hendrayana Harris atau yang lebih dikenal dengan nama Gol A Gong, yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Menurut Algafry, kehadiran sosok yang memiliki pengalaman dan pengetahuan luas di bidang literasi diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus menambah wawasan bagi para peserta dalam mengembangkan budaya membaca, terutama di lingkungan keluarga dan pendidikan.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Terlebih, kita berkesempatan menghadirkan Duta Baca Nasional, Bapak Gol A Gong, yang tentunya memiliki pengalaman dan ilmu yang luar biasa dalam bidang literasi. Mudah-mudahan melalui kehadiran beliau, semangat membaca masyarakat kita semakin tumbuh dan kualitas literasi di Bangka Tengah semakin baik,” ujar Algafry.

Ia menegaskan bahwa membangun budaya literasi bukanlah pekerjaan yang dapat dilakukan secara instan, melainkan perlu ditanamkan melalui kebiasaan dan pembiasaan sejak anak-anak masih berusia dini.

Menurutnya, cerita dapat menjadi pintu awal untuk memperkenalkan anak pada dunia membaca. Melalui cerita yang menarik, anak-anak tidak hanya mengenal buku, tetapi juga dapat mengembangkan imajinasi, kreativitas, pengetahuan, serta kecintaan terhadap kegiatan membaca.

“Literasi harus kita mulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Mari kita biasakan anak-anak untuk mengenal buku, mendengarkan cerita, dan menjadikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan. Dari kebiasaan kecil inilah nantinya akan tumbuh generasi yang gemar membaca dan memiliki wawasan luas,” tambahnya.

Melalui seminar ini, diharapkan semangat literasi di Kabupaten Bangka Tengah semakin berkembang dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, komunitas literasi hingga masyarakat luas.

Kegiatan ini juga dimeriahkan penampilan mendongeng oleh Khalisa Nadira Giri, pendongeng cilik yang merupakan Juara I Lomba Mendongeng tingkat Kabupaten Bangka Tengah dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu, turut dilaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Mendongeng dalam rangka kegiatan Literasi Keluarga yang merupakan hasil kerja sama Pena Muda, Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Bangka Tengah. Hadiah diserahkan kepada Bunda Marjuliana, Bunda Ai Miftahul Jannah, Bunda Lilis Suryani, Bunda Siti Hawa, Bunda Erma, dan Bunda Lia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bunda Literasi Bangka Tengah, drg. Eva Algafry; Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam; Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bangka Belitung, Rita Orbaningrum, S.Pd.; Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Bangka Tengah, Yardiansyah; Perwakilan Dinas Pendidikan Bangka Tengah; serta para peserta Seminar Literasi Bangka Tengah.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top