Verifikasi dan Evaluasi PUG 2026 Pemkab Bangka Tengah Paparkan Capaian Dan Inovasi 

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) menggelar Pelaksanaan Verifikasi Lapangan untuk Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2024 dan 2025 di Ruang Rapat Besar Bupati Bangka Tengah, Selasa (27/10/2026) pagi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam rangka penilaian Penghargaan Parahita Ekapraya (PPE) Tahun 2026.

Verifikasi yang berlangsung secara hybrid (daring dan luring) ini dihadiri oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia, Tim Penilai dan Tim Independen Pusat (Pakar PUG/PPRG), Wakil Bupati Bangka Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Bangka Tengah, Ketua Tim Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat.

Maksud dan tujuan utama dari verifikasi lapangan ini adalah untuk mengevaluasi serta mendalami data dan informasi terkait penyelenggaraan PUG di Kabupaten Bangka Tengah. Hal tersebut didasarkan pada formulir evaluasi mandiri yang telah dikirimkan melalui aplikasi Evaluasi PUG dan melewati verifikasi administrasi sebelumnya.

Evaluasi ini rutin dilakukan setiap tahun untuk mengukur sejauh mana capaian penyelenggaraan PUG di tingkat kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah. Kebijakan pelembagaan PUG di Bangka Tengah berfokus pada penguatan kelembagaan, penyusunan Gender Budget Statement (GBS), peran fasilitator, serta penyediaan data pilah sebagai pendukung dokumen perencanaan dan penganggaran.

Langkah pengarusutamaan gender ini diintegrasikan ke dalam tujuh proses penting pembangunan, yaitu, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, pengawasan, dan pelaporan.

Langkah integratif ini sejalan dengan arahan kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 serta RPJMD Kabupaten Bangka Tengah 2025–2029 yang menempatkan kesetaraan gender sebagai pilar penting pembangunan inklusif.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dalam sambutannya menyampaikan bahwa komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender bukan semata-mata demi mengejar penghargaan, melainkan bentuk pemenuhan hak dasar masyarakat melalui pengintegrasian perspektif gender dalam proses pembangunan.

“Dapat kami sampaikan bahwa Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen penuh dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Melalui implementasi pengarusutamaan gender (PUG), kami terus berupaya mengintegrasikan perspektif gender ke dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan dan penganggaran yang responsif gender (PPRG), pelaksanaan kebijakan di tingkat OPD hingga tingkat desa, serta pemantauan dan evaluasi secara berkala agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Algafry.

Hingga saat ini, Bangka Tengah telah memperkuat kelembagaan PUG melalui regulasi, penguatan peran driver (Bappeda, DPPKBP3A, BPKAD, Inspektorat, BPSDKMD dan Dinsos-PMD).

“Selain memperkuat peran driver, kita juga telah aktif mendorong keterlibatan lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media. Melalui verifikasi lapangan ini, kami membuka data, capaian, inovasi, sekaligus tantangan yang kami hadapi di lapangan,” lanjut Algafry.

Melalui verifikasi lapangan ini Bupati berharap Bangka Tengah dapat meraih hasil terbaik.

“Kami berharap, hasil verifikasi lapangan ini dapat memberikan potret yang objektif dan mengantarkan Kabupaten Bangka Tengah untuk meraih Penghargaan Parahita Ekapraya (PPE) sebagai bukti nyata sinergi kita bersama,” pungkas bupati.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top