Lewat Program Pascasarjana IPDN Pemkab Bangka Tengah Genjot Peningkatan SDM ASN

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id -Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme aparatur sipil negaranya. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Audiensi dan Sosialisasi Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang digelar di Ruang Rapat Besar Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, bersama Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, jajaran Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka Tengah. Hadir pula dalam kesempatan tersebut tim dari Program Pascasarjana IPDN yang dipimpin oleh Sekretaris Prodi Magister Terapan Pascasarjana, Dr. Marthalina, S.IP., M.Si., beserta rombongan.

Dalam sambutannya, Algafry Rahman menekankan pentingnya pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 49, ditegaskan bahwa setiap pegawai ASN wajib melakukan pengembangan kompetensi secara terus-menerus agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi. Hal ini juga diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS.

“Kita menyadari bahwa tantangan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks. Dibutuhkan aparatur yang tidak hanya memiliki pengalaman kerja, tetapi juga didukung oleh penguasaan ilmu pengetahuan, kemampuan analisis, wawasan strategis, serta kapasitas kepemimpinan yang memadai,” ujar Algafry.

Dirinya juga memaparkan data terkait kondisi sumber daya manusia di lingkungan Pemkab Bangka Tengah.

“Dari total 2.642 PNS di Bangka Tengah, saat ini terdapat 3 PNS berpendidikan S3 dan 254 PNS berpendidikan S2. Secara keseluruhan, baru sekitar 257 PNS atau 9,73% yang telah menempuh pendidikan pada jenjang Magister atau Doktor, sementara 90,63% lainnya berada pada jenjang pendidikan SMA hingga S1,” ungkapnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualifikasi pendidikan ASN masih menjadi aspek krusial yang memerlukan perhatian khusus. Terlebih lagi, dalam pemetaan Manajemen Talenta saat ini, jenjang pendidikan formal merupakan salah satu indikator penilaian potensial pegawai yang berpengaruh langsung terhadap posisi Box Talenta pada aplikasi SIMATA (Sistem Informasi Manajemen Talenta).

Melalui kehadiran Program Pascasarjana IPDN ini, Pemkab Bangka Tengah berharap para ASN dapat termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna memperluas wawasan, membentuk pola pikir (mindset) yang lebih kritis, analitis, dan strategis, serta menjadi investasi jangka panjang dalam membangun profesionalisme birokrasi di Kabupaten Bangka Tengah.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top