BANGKA TENGAH , Berliannews.id – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) terus memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) donasi iuran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU BP) antara BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba serta penandatanganan berita acara penyerahan bantuan alat kesehatan melalui program Organizational Social Responsibility (OSR) BPJS Kesehatan, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat VIP Kantor Bupati Bangka Tengah ini turut disaksikan langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, yang sekaligus menyerahkan bantuan alat kesehatan program OSR secara simbolis kepada penerima manfaat.
Algafry mengatakan, kerja sama tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memenuhi standar pelayanan kesehatan dan memastikan masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus mengupayakan berbagai langkah agar masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. Salah satunya melalui kerja sama dengan mitra yang bersedia membantu pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
“Upaya-upaya itu terus kita lakukan, termasuk hari ini kita PKS dengan Bank Sumselbabel yang akan membantu mendonasikan iuran BPJS kepada masyarakat tidak mampu yang ada di Bangka Tengah,” ungkap Algafry.
Algafry menyampaikan, dukungan Bank Sumsel Babel Cabang Koba menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Terutama yang dari desil 1 sampai 5. Itu akan dibantu oleh Bank Sumsel Babel Cabang Koba,” katanya.
Meski demikian, pemerintah daerah juga berupaya agar bantuan jaminan kesehatan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas, seperti tahun ini yang mencakup sekitar 15.000 orang. Untuk merealisasikannya, Pemkab Bangka Tengah terus menjalin pendekatan dengan berbagai mitra agar pemenuhan kebutuhan tersebut dapat dilakukan secara bertahap.
Ia berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam mendukung program tersebut sehingga upaya pemenuhan jaminan kesehatan bagi masyarakat Bangka Tengah dapat berjalan optimal.
Selain dukungan pembayaran iuran, Algafry juga menyampaikan apresiasi atas bantuan alat kesehatan yang disalurkan BPJS Kesehatan untuk masyarakat Bangka Tengah.
“Alhamdulillah, dari BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang membantu, ada 25 bantuan alat kesehatan berupa sepuluh unit kursi roda, kemudian lima alat bantu dengar, dan sepuluh tongkat kaki empat untuk masyarakat Bangka Tengah yang membutuhkan. Ini upaya-upaya yang kita lakukan untuk memenuhi pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Bangka Tengah. Beberapa pihak ikut membantu mendukung proses bagaimana masyarakat ini bisa terlayani di bidang kesehatan,” tutur Algafry.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, menjelaskan bahwa program OSR merupakan bentuk kontribusi BPJS Kesehatan kepada masyarakat.
“Walaupun nominalnya tidak besar, kami tetap berusaha untuk bisa berkontribusi bagi masyarakat di wilayah tempat kami beroperasional,” ujar Aswalmi.
Terkait kerja sama donasi iuran, Aswalmi mengungkapkan bahwa berdasarkan data BPJS Kesehatan yang terintegrasi dengan data Badan Pusat Statistik (BPS), masih terdapat sekitar 15.000 peserta kelompok desil 1 hingga 5 yang berstatus tidak aktif di Bangka Tengah.
“Kalau kita ingin menjamin kesehatan masyarakat yang tidak mampu, tentu tidak mungkin kita arahkan menjadi peserta mandiri karena mereka tidak punya kemampuan membayar. Jadi, solusinya harus melalui pihak ketiga yang membantu mereka,” jelasnya.
Ia pun mengapresiasi Bank Sumselbabel Cabang Koba yang telah berinisiatif membantu pembayaran iuran bagi masyarakat kurang mampu. Aswalmi berharap semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi dalam memperluas jaminan kesehatan masyarakat.
“Terima kasih kepada Bank Sumselbabel yang sudah mau berinisiatif untuk membantu masyarakat desil 1 sampai 5. Kita juga masih mencari pihak-pihak lain yang mau berpartisipasi membantu masyarakat yang tidak mampu,” tambahnya.