Bupati Algafry Saat Berdiskusi Dengan Siswa SMA N-1 Koba Usai Menerima Makanan Bergizi Gratis.
BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Kabupaten Bangka Tengah membutuhkan 12 dapur untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 36.000 siswa tingkat Paud, SD dan SMP.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Pangihutan Sihombing di Koba, pada Selasa, (19/8/2025).
“Informasi yang kita dapatkan saat ini, memang sudah ada dapur yang beroperasi untuk MBG di Bangka Tengah, yang mana kalau berdasarkan data siswa Paud, SD dan SMP yang saat ini, sebanyak kurang lebih 36.000 siswa, kita butuh 12 dapur,” ujarnya.
“Data ini belum termasuk SMA, SMK, MTS, MA dan pondok pesantren,” sambungnya.
Dikatakan Pangihutan Sihombing, saat ini juga sudah dikukan launching MBG di 6 sekolah yang dijalankan oleh Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Arung Dalam-Koba.
“Sekolah dimaksud adalah SDN 1 Koba, SDN 2 Koba, SDN 4 Koba, SDN 8 Koba, SMPN 1 Koba, dan SMAN 1 Koba, dengan total 2745 siswa yang menerima makan bergizi gratis dan ini akan terus berlanjut,” tuturnya.
Ia berharap, dapur MBG ini bisa berjalan maksimal di seluruh Kecamatan di Bangka Tengah.
“Saat ini kita memang belum memperoleh data, berapa dapur yang sudah dibangun, dari BGN belum ada, tapi dapur ini juga akan dibangun oleh yayasan-yayasan mandiri,” terangnya.
Selain itu, pihaknya menargetkan awal September MBG bisa berjalan di semua sekolah.
“Kita berharap dengan sudah dimulainya pemberian MBG di Bangka Tengah dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan siswi dalam proses pembelajaran dan kualitas kesehatan siswa dan siswi, semoga proses MBG berjalan dengan lancar,” imbuhnya.