Angka Perceraian di Koba Tinggi, Penyebab Utama Faktor Ekonomi

 

BANGKA TENGAH, Berliannews.id – KUA Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah mencatat tingkat perceraian di wilayahnya masih tergolong tinggi.

Hal ini diungkapkan Penyuluh KUA Kecamatan Koba, Martika Evriyanti di Koba, pada Kamis (11/9/2025).

“Angka perceraian di tahun 2024 lumayan tinggi, sedangkan tahun 2025 masih belum terlalu tinggi, karena belum terdata semuanya, sedangkan sebelum-sebelumnya angka perceraian memang tinggi,” ujar Martika.

“Sedangkan untuk pendataan kita tidak terlalu tahu, karena biasanya langsung ke pengadilan, tidak sampai puluhan masih belasan,” tambahnya.

Martika mengatakan, alasan perceraian yang tinggi disebabkan beberapa faktor, seperti ekonomi hingga perselingkuhan.

“Kebanyakan faktor ekonomi, tidak ada lagi keserasian, hingga selingkuh juga ada,” terangnya.

Pihaknya juga melakukan beberapa upaya, agar tingkat perceraian di wilayahnya tidak tinggi.

“Kami dari KUA juga memfasilitasi bagi pasangan yang memiliki masalah, sebelum mereka melakukan tuntutan cerai, jadi kita fasilitasi mediasi terlebih dahulu,” ujarnya.

“Kami berusaha, agar pasangan tersebut tidak sampai bercerai, apalagi di tahun 2024 juga banyak yang menikah, termasuk tahun ini,” ujarnya.

“Selama, pasangan tidak bermasalah, seperti cukup umur, insyaAllah mudah dan syarat-syaratnya pun tidak sulit,” imbuhnya.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top