Memakan Korban Jiwa, Buaya di Muara Sungaiselan Bakal Ditangkap Sat Polairud Bateng

Proses Evakuasi Buaya di Muara Sungaiselan.

BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Sat Polairud Bangka Tengah (Bateng) merencanakan pemburuan dan penangkapan terhadap buaya yang bersarang di Muara Sungaiselan, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah.

Muara Sungaiselan atau Kolong Haji Amat merupakan lokasi kejadian seorang penjual buah bernama Safit (60) diterkam oleh buaya dan meninggal dunia.

Diketahui, lokasi tersebut memang menjadi sarang atau markas besar buaya di Kecamatan Sungaiselan. Bahkan, ketika korban Safit ditemukan, ia masih berada di mulut buaya dengan tiga buaya lain di sekitarnya.

Lokasi tersebut juga menjadi spot memancing favorit warga Kecamatan Sungaiselan, karena memang banyak ikan.

“Sekitaran TKP itu memang spot favorit masyarakat mancing,” ungkap Kasat Polairud Bangka Tengah, IPTU Tommy, Kamis (27/2/2025).

IPTU Tommy mengatakan Kapolres Bangka Tengah AKBP Pradana Aditya Nugraha telah memerintahkan Sat Polairud menangkap buaya-buaya di lokasi tersebut.

Penangkapan atau pemburuan tersebut akan dilakukan dengan tetap mengedepankan kearifan lokal masyarakat sekitar apakah aksi itu mendapatkan persetujuan.

Proses pemburuan buaya yang dilakukan Sat Polairud Bangka Tengah nanti akan berkoordinasi dengan BKSDA dan Alobi Center yang mempunyai penangkaran.

“Rencananya nanti buaya yang berhasil kita tangkap, akan dipindahkan ke pusat penangkaran buaya Alobi Center,” tuturnya.

Jumlah buaya yang bersarang di Muara Sungaiselan tersebut diperkirakan Sat Polairud Bangka Tengah ada sekitar puluhan.

“Memang sarangnya, mungkin lebih puluhan, karena memang pusatnya sih. Kalau masalah target (tangkap) kita belum tahu pasti, tergantung hasil koordinasi dengan pawang,” ujarnya.

Polres Bangka Tengah sudah sering melakukan edukasi dan memasang spanduk tentang ancaman serangan buaya di lokasi rawan. (sin)

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top