Tingkatkan Kualitas, 30 Pembudidaya Perikanan Bangka Tengah di Beri Pelatihan

Tingkatkan Kualitas, 30 Pembudidaya Perikanan Bangka Tengah di Beri Pelatihan

PANGKALPINANG, Berliannews.id – Guna meningkatkan kualitas produksi sektor budidaya perikanan di Kabupaten Bangka Tengah, Sebanyak 30 pelaku usaha budidaya perikanan di Kabupaten Bangka Tengah di berikan pelatihan. Pelatihan ini bertajuk “Pengembangan Klaster Budidaya Ikan Berbasis Komoditas Unggulan Secara Terintegrasi dari Hulu ke Hilir” Selasa, (16/9/2025).

Program ini merupakan kolaborasi antara Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Bangka Belitung dengan Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, serta menjadi pilot project pengembangan klaster budidaya perikanan yang terintegrasi.

Kepala BPPMHKP Bangka Belitung, Dedy Arief Hendriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata BPPMHKP terhadap Dinas Perikanan Bangka Tengah dalam mendorong integrasi budidaya perikanan dari hulu hingga hilir.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk menjamin mutu, baik dari sisi hulu maupun hilir. Bangka Tengah menjadi champion kami untuk dijadikan lokasi piloting Kampung Mutu yang terintegrasi. Kami sudah lakukan analisis secara SWOT menunjukkan kekuatan besar dan potensi tinggi, terutama dalam meningkatkan kesadaran mutu di kalangan pelaku budidaya perikanan,” ujar Dedy, Selasa (16/9/2025).

Diakui Dedy, ekspor produk perikanan dari Bangka Belitung saat ini masih didominasi oleh ikan tangkap, namun peluang pasar global untuk komoditas budidaya seperti ikan patin sangat besar.

Ia optimis Bangka Tengah bisa menjadi pusat pengembangan factory system budidaya perikanan yang unggul.

“Tahun depan, kebutuhan pasar dunia akan ikan patin diperkirakan mencapai 200.070 ton. Ini adalah peluang emas, tentunya kami optimis dan yakin dengan mendatang narasumber yang tepat bisa membangun budidaya perikanan yang unggul,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi modal utama bagi pelaku usaha perikanan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

“Kami bersama Dinas Kelautan mengadakan kegiatan yang difasilitasi Badan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan sehingga acara ini terselenggara. Harapan kedepan kawan bisa mendapatkan ilmu,” kata Efrianda.

Ia juga menyoroti potensi luar biasa produk perikanan di Bangka Tengah, termasuk pelaku usaha di wilayah Sungaiselan dan Kurau yang telah berinovasi menciptakan berbagai produk olahan ikan yang dikemas dan dipasarkan hingga ke luar daerah.

“Kami punya contoh nyata, seperti di Kurau dan Sungaiselan, di mana produk perikanan lokal telah mampu menembus pasar luar Bangka. Ini membuktikan bahwa potensi kita sangat besar, tinggal bagaimana kita terus berinovasi dan menjaga mutu,” tutur Efrianda.

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top