Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman Saat Menjadi Narasumber Rakor Bangga Kencana.
BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menjadi narasumber kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2025 di Swiss-Bellhotel Pangkalpinang.
Rakor ini mengusung tema “Integrasi Quick Win Kemendukbangga – Berani Cerdas, Berani Sehat untuk Indonesia Emas 2045”.
Quick win yang dimaksud sesuai dengan program pencanangan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang berorientasi pada dampak nyata di masyarakat, yakni GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak).
Kemudian, GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), AKAL IMITASI (Aplikasi Konsultasi Keluarga Berbasis AI) dan SIDAYA (Lansia Berdaya).
Dalam kegiatan tersebut, Algafry berkesempatan memaparkan praktik terbaik implementasi Program Quick Win Bangga Kencana di Kabupaten Bangka Tengah.
Algafry menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah telah melaksanakan seluruh program quick win dengan berbagai inovasi lokal yang mendukung penuh percepatan pembangunan perumahan dan keluarga.
“Seluruh program quick win telah kami jalankan di Bangka Tengah, tentunya dengan pendekatan yang adaptif dan inovatif sesuai dengan kondisi masyarakat kami,” ujar Algafry, Kamis (7/8/2025).
Bupati juga menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan program ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak.
“Kami percaya bahwa untuk mencapai keberhasilan pembangunan kependudukan dan keluarga, perlu sinergi melalui strategi kolaboratif pentahelix, yaitu pemerintah daerah, pelaku usaha melalui CSR , akademisi, media, dan komunitas,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan sejumlah inovasi yang telah dijalankan oleh Pemkab Bangka Tengah dalam mendukung program Bangga Kencana, di antaranya inovasi BANG AYI (Bersama Cegah Stunting Melalui Ayo Makan Ikan), Buku Resep Masakan BU EVA (Bergizi, Unggul, Enak, Variatif untuk Balita), SIKAT SAY (Nasi Tim, Ikan, Telur Puyuh, Sayur), SIWA KENCANA (Sistem Informasi WA Keluarga Berencana), KISANAK (Kita Sayangi Anak), INI GENTING (Implementasi Nyata Generasi Berencana Bebas Stunting), DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), DENTING (Dapur Eliminasi Stunting), JUARA (Jumat Minum Tablet Tambah Darah Bersama), NGETEM PADI BAI (Menggerakkan Menanam Kelor dan Katuk untuk Memenuhi Kecukupan Air Susu Ibu dan Kesehatan Bayi, Bersama Petugas Stunting), RANTING EMAS (Pelayanan Tera Ulang Anti Stunting ke Puskesmas), SI-MENANTU (Siap Mengajak RT Sukseskan Posyandu), dan Pelayanan Posyandu Hambor Natak Desa Belilik.
“Semua inovasi ini kami rancang, agar program-program nasional bisa lebih membumi dan berdampak langsung kepada masyarakat. Kami ingin menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di Bangka Tengah,” pungkasnya.