Kepala BSSN RI Resmikan Enam TTIS di Babel

Pengukuhan TTIS di Babel.

BANGKA TENGAH, Berliannews.id – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, MM, M.Han meresmikan langsung 6 Tim Tanggap Insiden Siber Kabupaten/Kota di Provinsi Bangka Belitung, yaknj Kabupaten Bangka Selatan (BASEL-CSIRT), Kabupaten Bangka (BANGKA-TTIS), Kabupaten Bangka Tengah (BANGKA TENGAH-CSIRT), Kabupaten Bangka Barat (BabarKab-CSIRT), Kabupaten Belitung Timur (BeltimKab-CSIRT) serta Kota Pangkal Pinang (Pangkal Pinang-CSIRT).

Peresmian Tim Tanggap Insiden Siber pada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung ini di laksanakan di Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung pada Selasa (8/7/2025). Terlihat sejumlah pejabat BSSN Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN. Dr. Sulistyo S.Si, ST, M.Si. Wakil, Gubernur Bangka Belitung Hellyani S.H. dan Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, ST., M.Pd bersama wakilnya, Efrianda, serta pejabat lain dari BSSN dan Pemerintah Daerah setempat.

“Launching ini bukan merupakan tahapan terakhir dari operasional TTIS, justru tanggung jawab besar Bapak/Ibu baru akan dimulai. BSSN selaku pengampu TTIS Sektor Administrasi Pemerintahan akan terus membina dan bekerja sama dengan TTIS Organisasi di Kabupaten/Kota untuk dapat melakukan peningkatan kapasitas serta kematangan dalam menghadapi insiden siber di organisasinya masing-masing,” ujar Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, MM, M.Han

Pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di setiap daerah merupakan program kerja pemerintah sebagaimana disampaikan dalam pidato Presiden Republik Indonesia pada tanggal 21 Oktober 2024, melalui pidatonya Presiden Republik Indonesia memerintahkan pembentukan CSIRT di setiap instansi pemerintah. Perintah tersebut merupakan salah satu perintah pertama yang disampaikan Presiden di awal masa menjabat sebagai Presiden RI.

“TTIS merupakan ekosistem penting yang memiliki peran kunci dalam pengelolaan dan penanganan insiden siber. Tim ini akan bertugas serta bertanggung jawab untuk menangani dan memulihkan insiden siber organisasi, termasuk pemerintah daerah. Secara hierarki, TTIS pada kabupaten/kota berada dalam kategori TTIS Organisasi dan di bawah pembinaan Sektor Administrasi Pemerintahan, yang merupakan bagian integral dari ekosistem keamanan siber” ujarnya.

Sangat disadari jika ancaman siber semakin berkembang seiring dengan transformasi digital dan pengelolaan data yang masif. Berdasarkan hasil monitoring BSSN dari Januari-Juni 2025, ia menegaskan terdapat 184.359 anomali trafik terkait dengan judi online. Dilihat dari klasifikasinya, Malware, Miskonfigurasi, dan Exploit menjadi ancaman yang paling sering terjadi. BSSN sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam keamanan siber dan sandi nasional, memiliki peran untuk memastikan transformasi digital berjalan secara koaman dan berkelanjutan.

 

Facebook
WhatsApp
Scroll to Top