Ilustrasi
PANGKALPINANG, Berliannews.id – Meningkatnya kehawatiran masyarakat akan sulitnya mendapatkan pasokan gas LPG 3 Kg beberapa hari belakangan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikani distribusi LPG 3 Kg di wilayah Sumbagsel dipastikan stabil, sehingga masyarakat di minta tidak perlu panik
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga memastikan pasokan LPG bersubsidi berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan dan sub pangkalan.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan bahwa Pertamina terus berkoordinasi dengan Disperindag, pemerintah daerah, Hiswana Migas, serta aparat penegak hukum (APH) guna memastikan distribusi LPG 3 Kg tepat sasaran dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.
“Sebagai perusahaan yang ditugaskan pemerintah untuk menyalurkan LPG 3 Kg, kami berkomitmen agar masyarakat menerima haknya sesuai regulasi. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai HET,” ujar Nikho, Rabu (6/2/2024).
Sebagai upaya optimalisasi distribusi, sub pangkalan berperan penting dalam memperlancar pasokan LPG 3 Kg ke masyarakat. Warung kelontong yang sebelumnya terdaftar di Merchant Apps Pertamina (MAP) kini beralih menjadi sub pangkalan, sehingga semakin memudahkan masyarakat mendapatkan LPG subsidi.
Salah satu pemilik sub pangkalan, Hendra, yang menjalankan usahanya di Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, mengungkapkan bahwa pasokan LPG 3 Kg kini sudah stabil.
“Sekarang distribusinya lancar dari pangkalan, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg. Kami siap memastikan ketersediaan stok bagi warga sekitar,” ujar Hendra.
Hal serupa juga disampaikan Jumniarta, pemilik sub pangkalan di Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi. Ia memastikan distribusi berjalan lancar, dengan pasokan yang diterima secara rutin dari pangkalan.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina juga menyiapkan build-up stock dan pasokan fakultatif untuk menjaga kelancaran distribusi LPG 3 Kg. Di Provinsi Bangka Belitung, Pertamina telah menambahkan pasokan fakultatif sebanyak 3.360 tabung di Bangka dan 5.040 tabung di Belitung pada 6 Februari 2025.
Nikho menekankan, masyarakat tidak perlu panic buying dan diharapkan menggunakan LPG bersubsidi sesuai peruntukannya. Jika ditemukan harga LPG 3 Kg yang tidak sesuai HET atau terjadi kendala distribusi, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center (PCC) 135.
“Pertamina terus berupaya memastikan pasokan LPG 3 Kg tetap aman dan terkendali. Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan LPG subsidi serta membeli di pangkalan resmi,” tutur Nikho. (agt)